Breaking News:

Ternyata PT Gunung Pantara Barisan Belum Miliki Izin Amdal

"PT Gunung Pantara Baris belum memiliki izin amdal. Amdalnya masih dalam proses, dengan produksi 1,8 ton," kata Iskandar.

TRIBUNSUMSEL.COM/RETNO WIRAWIJAYA
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Ogan Komering Ulu (OKU) Iskandar Zulkarnain 

TRIBUNSUMSEL,COM.BATURAJA - Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Ogan Komering Ulu (OKU) Iskandar Zulkarnain menegaskan, jika PT Gunung Pantara Barisan, pertambangan operasi produksi batu gapling.

Komoditas, Mineral Bukan Logam (Batu Gampling untuk semen) ternyata belum memiliki Izin Amdal. Hal ini ia tegaskan saat dibincangi Tribun Sumsel, Jumat (8/4).

"PT Gunung Pantara Baris belum memiliki izin amdal. Amdalnya masih dalam proses, dengan produksi 1,8 ton," kata Iskandar.

Iskandar membenarkan, jika PT tersebut sudah dalam tahap pembebasan lahan. Hal ini boleh saja dilakukan, mungkin kata Iskandar, mereka sudah memiliki izin yang lain.

"Yang masih dalam proses izin Amdal RKL dan RPL. Masih dalam proses. Banyak tahapan yang perlu dilalui untuk menerbitkan izin amdal itu," katanya.

Disinggung mengenai Izin Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi menjadi izin usaha Pertambangan Operasi Produksi batu Gamping Untuk Semen atas nama PT Gubernur Pantara Barisan, sudah dikeluarkan sesuai Keputusan Gubernur Sumsel, nomor 775/KPTS/Dispertamben/2015, kata Iskandar sudah benar.

Dilihat dari peta ada dua lokasi, yakni di Kecamatan SosoyBuay Rayab dan Kecamatan Lengkiti.(rws)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved