WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf

Kelompok Abu Sayyaf Sempat Telpon Perusahaan Tempat Para Sandera Bekerja, ini yang Diminta Pelaku

Seorang warga mengatakan bahwa Peter lama tinggal di Batam. "Dulu dia menganggur sekarang sudah bekerja," sebut penjaga warung ini.

Editor: M. Syah Beni
Facebook Welmy Loway
Kapal Tug Boat Brahma 12 yang diduga dibajak Kelompok Milisi Abu Sayyaf. 

Laporan Tribun Batam, Eko Setiawan

TRIBUNSUMSEL.COM, BATAM - Warga Perumahan Muka Kuning Paradis, RT 8 RW 01 Kelurahan Bukit Tempayan, Batu Aji, gempar mendengar ada warga yang bekerja di kapal tongkang batu bara disandera kelompok radikal Abu Sofyyan ketika hendak berlayar menuju Filipina.

Informasi tersebut semakin meluas karena di kompleks perumahan tempat Peter Tonsen tinggal banyak juga yang bekerja di kapal.

Seorang warga mengatakan bahwa Peter lama tinggal di Batam.

"Dulu dia menganggur sekarang sudah bekerja," sebut penjaga warung ini.

Beberapa hari lalu warga sudah mendengar Peter disandera sekelompok orang. \

Informasi tersebut menyebar luas dari para tetangga yang suaminya bekerja di kapal.

Awalnya warga mengira orang yang menjadi korban penyanderaan adalah Rene Deskartes, kakak ipar Peter.

"Kami kira yang disandera itu Pak Ren. Dia kan kerja di kapal juga. Sudah puluhan tahun. Ternyata adik iparnya, si Peter itu," lanjut dia.

Sejak bekerja di kapal tongkang pembawa batu bara, peter sudah jarang pulang ke Batam.

Sekalinya pulang ke Batam, Peter tak lama karena harus berlayar lagi.

Hendrik Sahabat mendengar sepupunya disandera dari keluarga yang tinggal di Sulawesi.

Ia membenarkan pelaku penyanderaan sempat menelpon kantor tempat Peter bekerja.

"Katanya mereka meminta tebusan sekitar Rp 15 jutaan. Sekarang pihak perusahaan masih nego," imbuh Hendrik.

Hendrik berharap Pemerintah Indonesia cepat menanggapi permasalahan ini.

Keluarga di Sulawesi cemas menunggu kabar dari bungsu tiga bersaudara ini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved