Bupati OKU Minta Muhhamadiyah jadi Mitra Pemerintah

Ia menceritakan, mirisnya hati kalau melihat umat islam terpecah belah. Sekarang ini, banyak aliran-aliran yang berbeda, dengan tujuan barang kali sam

Editor: M. Syah Beni
TRIBUNSUMSEL/RETNO WIRAWIJAYA
Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis saat menyampaikan kata sambutan di acara Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Ogan Komering Ulu (OKU) mengelar Musyawarah Daerah (Musdah) ke-13 dan Aisyiyah ke-11, setempat. 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Ogan Komering Ulu (OKU) mengelar Musyawarah Daerah (Musdah) ke-13 dan Aisyiyah ke-11.

Pembukaan musda yang diselenggarakan di Gedung Sekolah SMP/SMA Muhammadiyah Baturaja itu dihadiri langsung, Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis, Sabtu (26/3/2016).

Ketua Panitia, Risdyanro Arnoldi mengatakan, ada 27 kandidat yang akan dipilih menjadi Ketua PD Muhammadiyah OKU. 27 orang itu hasil saringan dari calon ketua yang diajukan Organisani Otonom, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-OKU, masing-masing mengajukan 11 calon.

"Jadi sisa 27 yang akan dipilih oleh 124 orang pengurus atau anggota PD Muhammadiyah OKU,"katanya saat dibincangi Tribun Sumsel setelah acara pembukaan musda.

Ia menambahkan, nantinya dari 27 orang calon itu akan dipilih 9 orang surara terbanyak.

Maka dari 9 orang itu diurutkan suara terbanyak. Dan ditetapkan sebagai pengurus PD Muhammadiyah OKU.

"Suara terbanyak nomor 1 dari kesembilan orang itu akan menduduki jabatan PD Muhamadiyah periode 2015-2020," katanya.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) OKU, DR Achmad Tarmizi, mengatakan ia tidak akan mencalonkan diri kembali menjadi pimpinan.

Menurutnya sudah lima periode ia memimpin muhammadiyah.

"Untuk itu sudah saatnya kader yang lain untuk melanjutkan kepemimpinan kedepan. Kita berikan kesempatan yang lain untuk memimpin," katanya.

Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis mengatakan, agar muhammadiyah kedepan berperan aktif mendukung dan memberikan masukan ke pemerintah untuk kemajuan OKU.

Sebab menurutnya pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa masukan dan saran dari setiap elemen masyarakat.

"Jangan malu-malu dan jangan sungkan memberikan masukan ke kami untuk bersama-sama membangun OKU," katanya.

Kuryana mengajak, membangun mental spiritual umat beragama. Sehingga tidak ada tindakan yang menyimpang dari norma-norma agama dan kenyamanan ke amanan dalam beragama.

"Alhamduillah kerukunan umat beragama, dan toleransi agama kuat dan terjaga di OKU ini," katanya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved