April Bawa Senpira Untuk Takuti Nasabah Yang Menunggak

Meilhat itu, petugas yang sigap langsung melakukan pengejaran dan berhasil meringkus karyawan koperasi RMJ di Kelurahan Gunung Ibul tersebut.

April Bawa Senpira Untuk Takuti Nasabah Yang Menunggak
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Pelaku April Wangsa Gultom ketika diamankan di Mapolres Prabumulih, Senin (8/2/2016). April diamankan lantaran membawa senpi rakitan untuk digunakan menakut-nakuti nasbah koperasi yang tidak membayar angsuran. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Akibat nekat membawa senjata api rakitan (Senpira) untuk menagih konsumen koperasi yang menunggak, seorang karyawan koperasi RMJ di kawasan Kelurahan Gunung Ibul yakni April Wangsa Gultom (19) harus mendekam di sel tahanan Mapolres Prabumulih.

Warga Prumnas Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih itu diringkus jajaran Satreskrim Polres Prabumulih ketika melintas di Jalan Lingkar Timur Prabumulih, pada Minggu (7/2) sekitar pukul 11.30.

Dari tangan April Wangsa Gultom, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata api rakitan jenis kecepek dan buku list nsabah koperasi.

Untuk kepentingan penyidikan dan proses lebih lanjut, pelaku bersama barang bukti diamankan di Mapolres Prabumulih.

Diringkusnya April Wangsa Gultom bermula ketika petugas Satreskrim melakukan patroli rutin di jalan-jalan Prabumulih khususnya Jalan Lingkar Timur Prabumulih.

Saat melakukan patroli, petugas mencurigai April yang ragu dan takut melintasi rombongan petugas, bahkan mencoba memutar laju kendaraan.

Meilhat itu, petugas yang sigap langsung melakukan pengejaran dan berhasil meringkus karyawan koperasi RMJ di Kelurahan Gunung Ibul tersebut.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan mendati sepucuk senjata api rakitan dari balik pinggang pelaku April Wangsa Gultom. Tanpa pikir panjang, petugas langsung meringkus pelaku dan menggelndangnya ke Mapolres Prabumulih.

Dihadapan petugas, April mengaku sudah sering dan sengaja membawa senjata api rakitan untuk digunakan menakut-nakuti nasabah koperasi yang menunggak.

"Saya bawa senpi ini untuk jaga diri, selain itu digunakan untuk menakut nakuti peminjam uang koperasi yang tidak mau melunasi cicilan. Tidak pernah saya pakai untuk keperluan lain," ungkap April Wangsa Gultom kepada petugas kepolisian, Senin (8/2).

Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIK MTCP melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supridi SIK SH MH ketika dibincangi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Pelaku telah kita amankan dan masih menjalani pemeriksaan petugas kita utuk dikembangkan, atas perbuatannya pelaku akan dijerat dengan Undng-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," tegasnya. 

Penulis: Edison
Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved