Kisah Wulan, yang Beralih Profesi dari Karyawan Kantoran menjadi Sopir Trans Musi

sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ia sudah dapat mengemudi.

Tayang:
Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/SLAMET TEGUH RAHAYU
Rosari Wulan Prasasti 

Sebagai seorang sopir, resiko dalam pekerjaan tentu pernah dilaluinya.

Seperti beberapa waktu yang lalu, saat spion mobilnya sempat disenggol oleh mobil box. Memang tak terjadi perselihan, namun hal itu membuatnya lebih berhati-hati lagi.

"Dia yang salah sih, jadi dia langsung minta maaf. Kalau nabrak sih tidak pernah, apa lagi ribut-ribut di jalan, jangan sampailah. Disini juga enaknya kita sebagai sopir perempuan lebih dijagainlah oleh sesama rekanan kerja," katanya.

Wulanpun memberi saran bagi para kaum hawa yang hendak menjadi sopir.

Wulan mengatakan, para kaum hawa harus berani, dan jangan malu bila memang benar-benar mau bekerja.

"Kalau masalah ngerti mesinkan nanti ada yang bantuin. Saya saja cuma ngerti-ngerti sedikitlah masalah mesin," ungkapnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved