Sebelum Akhiri Hidupnya, Cliff Can Mencurahkan Isi Hati di Buku Diari

Renelda (52) tak kuasa menahan tangis ketika melihat anak laki-lakinya Clif Can (21) memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya

TribunPekanbaru/BudiRahmat
Korban Clif Can setelah diturunkan dari plafon rumah. Clif Can nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumah Jalan Alamanda, Pekanbaru, Sabtu (19/12/201). Masalah dengan pacarnya diduga enjadi pemicu korban berbuat nekat. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNUMSEL.COM, PEKANBARU - Renelda (52) tak kuasa menahan tangis ketika melihat anak laki-lakinya Clif Can (21) memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya di Jalan Alamanda/Gurami 8 RT.02 RW.13 Kelurahan Limbungan Baru Kecamatan Rumpes, Pekanbaru.

Dengan menggunakan seutas kabel dan kursi, Clif nekat menggantung lehernya diatas plafon rumah. Renelda masih berusaha menurunkan Clif dari lilitan kabel. Namun korban sudah tidak bernyawa.

"Korban ditemukan Sabtu (19/12/2015) sekitar pukul 04.40 dini hari. Saat itu saksi yang merupakan ibu korban sudah mendapati korban dalam kondisi leher tergantung kabel yang diikatkan di plafon, " terang Kanitreskrim Polsek Rumbai Pesisir AKP Sihol Sitinjak, Minggu (20/12/2015).

Dari penyidikan awal kepolisian serta keterangan saksi korban diduga termotivasi melakukan aksi bunuh diri karena ada pesoalan dengan pacarnya.

"Kita temukan buku diari milik korban. Isinya terkait kekecewaan korban pada pacarnya yang bernama Annisa, " terang Sihol.

Polisi masih mendalami peristiwa tersebut. Menurut Sihol pihak keluarga tidak mengizinkan dilakukannya visum terhadap korban.

"Jadi korban murni melakukan bunuh diri, " pungkas Sihol. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved