Sudirman Said Dianggap Cemarkan Nama Baik Setya Novanto

pelaporan pihaknya kepada polisi terhadap Sudirman Said merupakan langkah yang rasional.

Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua DPR Setya Novanto berjalan meninggalkan ruang sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) usai mengikuti sidang kode etik di Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (7/12/2015). Setya Novanto menjalani sidang MKD secara tertutup terkait pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden oleh dirinya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto, Firman Wijaya mengungkapkan alasan melaporkan Menteri ESDM Sudirman Said kepada polisi.

Dikatakannya, pelaporan pihaknya kepada polisi terhadap Sudirman Said merupakan langkah yang rasional.

"Pengaduan kami ke polisi atas Menteri Sudirman Said adalah pilihan rasional dan kondisional," kata Firman di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Firman menilai selama ini telah beredar tuduhan palsu dari Sudirman Said terhadap Novanto terkait dugaan pencatutan nama presiden dan wapres.

Menurut Firman, tuduhan pencatutan nama presiden dan wapres yang dialamatkan kepada Novanto merupakan hal yang terencana.

"Selama ini beredar tuduhan palsu yang terencana, sehingga berdampak pada nama baik beliau (Novanto)," tuturnya.

Masih kata Firman, alasan pelaporan Novanto ke polisi adalah terkait rekaman yang dilakukan secara ilegal.

Menurut Firman, harus ada kepastian hukum dan keadilan terhadap tuduhan palsa yang dilakukan Sudirman Said.

"Karena itu sikap tegas dan langkah hukum harus diambil. Jadi kita tunggu perkembangannya," katanya.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved