Ruang Terbuka Hijau Disulap Jadi Sirkuit Motor Cross
“ Kami patungan membeli tali plastik untuk membangun sirkuit dadakan ini, karena kami sangat kehilangan tempat berlatih setelah sirkuit mini yang
Penulis: Yohanes Tri Nugroho | Editor: Kharisma Tri Saputra
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Gelora para pemuda Kabupaten Banyuasin untuk menyalurkan hobinya dalam olah raga Motocross terus terlihat meskipun keberadaaan sarana sirkuit di kabupaten banyuasin hingga belum memadai.
Seperti yang dilakukan oleh Mizi Motor Club (MMC) Banyuasin yang nekat berlatih motor cros di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kompleks Perkantoran Sekojo Kabupaten Banyuasin dengan membangun sirkuit dadakan yang hanya dibatasi dengan tali plastik.
“ Kami patungan membeli tali plastik untuk membangun sirkuit dadakan ini, karena kami sangat kehilangan tempat berlatih setelah sirkuit mini yang mulanya berada disebrang digusur untuk pembangunan taman satwa,” ungkap Tarmizi (36) dijumpai Tribun, Minggu (06/12) petang.
Ia menuturkan akibat penggusuran sirkuit mini Kerengge terdapat sejumlah club motor cross di Ibukota Kabupaten Banyuasin yang saat ini fakum karena tidak lagi memiliki tempat untuk berlatih yang memadai.
Sementara satu sirkuit yang berada di sisi akses jalan lingkar hingga kini tidak dapat digunakan karena dirasakan sangat ekstrim karena memiliki tanjakan curam yang sangat membahayakan.
Pihaknya berharap pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui dinas terkait dapat memfasilitasi pembangunan sirkuit yang memadai untuk berlatih para crosser muda di Bumi Sedulang Setudung.
Sehingga mereka dapat menyalurkan hobinya dengan baik seperti halnya saat adanya Sirkuit Kerengge, sekaligus juga menjadi tontonan warga Ibukota Kabupaten untuk menghabiskan waktu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/rth-kabupaten-banyuasin-yang-disulap-menjadi-sirkuit-dadakan_20151206_194200.jpg)