Magang di DPRD, Tiga Siswi Ini Dipeluk dan Dipegang Pahanya Oleh Oknum Pegawai DPRD

Tindakan pelecehan yang dilakukan oknum pegawai itu adalah memegang paha dan memeluk siswi SMK yang saat ini sedang melaksanakan magang di DPRD Kota

Tribunnews.com
Ilustrasi korban pelecehan seksual 

TRIBUNSUMSEL.COM, BOGOR - Tiga Siswi SMK swasta di Kota Bogor melaporkan tindakan pelecehan yang diduga dilakukan seorang pegawai di DPRD Kota Bogor ke gurunya.

Tindakan pelecehan yang dilakukan oknum pegawai itu adalah memegang paha dan memeluk siswi SMK yang saat ini sedang melaksanakan magang di DPRD Kota Bogor.

Tidak terima dengan tindakan pegawai tersebut, sejumlah guru siswi SMK itu mendatangi kantor DPRD Kota Bogor, Rabu (11/11).

Bahkan, para guru itu sempat mengamuk dan mencari oknum pegawai tersebut.

"Suruh keluar orangnya, ini tidak bisa dibiarkan, saya mau ketemu," teriak Windani, guru SMK tersebut dengan nada emosi.

Nada geram dan marah, tampak pada raut wajah dua orang guru yang datang.

"Tiga siswi saya dilecehkan oleh orang ini," ujarnya.

Tiga siswa kelas XI SMK ini mengaku diperlakukan tidak senonoh oleh oknum pejabat di kantor dewan tersebut.

Kegaduhan di kantor DPRD Kota Bogor mengundang perhatian sejumlah wakil rakyat.

Untuk menyelesaikan masalah itu, saat ini sedang dilakukan mediasi di ruang rapat III dengan menghadirkan tiga siswi SMK, anggota dewan dan guru.

Sementara itu, siswi SMK yang magang melakukan praktik kerja lapangan (PKL) di kantor DPRD Kota Bogor mengaku kerap mendapat perlakukan tidak senonoh dari pegawai berinisial SW tersebut.

Selain ditanya sudah pacar, pejabat itu juga pernah meraba paha siswi tersebut.

"Pas hari pertama, ditanya sudah punya pacar apa belum," kata DW.

Menurutnya, jika sudah punya pacar, siswa magang hanya diberikan nilai 79.

"Tapi kalau tidak punya pacar dikasih 90, soalnya kata dia kalau punya pacar tidak bisa diajak happy-happy," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved