KPID Sumsel: Tayangan Konten Lokal, Orangnya Sudah Meninggal
semua lembaga penyiaran televisi yang bersiaran di Sumsel segera merealisasikan SSJ.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendesak agar semua lembaga penyiaran televisi berjaringan segera merealisasikan Sistem Siaran Jaringan (SSJ) dalam program siarannya.
Ketua KPID Sumsel Iwan Kesumawijaya mengatakan, realisasi SSJ akan memberikan manfaat positif bagi daerah, karena mewajibkan lembaga penyiaran televisi menyiarkan konten lokal minimal 10 persen dari total siaran dalam satu hari. Karena itu, pihaknya mendesak semua lembaga penyiaran televisi yang bersiaran di Sumsel segera merealisasikan SSJ.
Selain itu, lanjut dia, dari hasil monitoring yang mereka lakukan, selain harus merealisasikan kewajiban durasi minimal 10 persen konten lokal. Pihaknya, juga menganggap lembaga penyiaran yang ada asal-asalan demi memenuhi, asalkan terpenuhi.
"Kami (KPID) mewakili daerah dan masyarakat Sumsel, tolong konten lokal 10 persen itu dipenuhi. Malahan ada hotline ke kami, kalau media tidak mau usir saja dari Sumsel, karena dianggap hanya cari keuntungan saja,"ungkapnya menirukan pesan dari masyarakat.
Selain itu Iwan juga meyayangkan sikap lembaga penyiaran meski memenuhi konten lokal, tetapi dianggap siaran itu tidak sesuai atau tidak layak. Seperti, adanya tayangan lokal yang dilakukan berulang, disiarkan di jam "hantu", dan tidak up date, dengan menampilkan orang yang sudah meninggal ataupun wawancara kepala dinas yang sudah "entah kemana" pindah tempat kerja.
"Kita minta siaran konten lokal jangan diulang-ulang. Seperti Bupati (Muara Enim) sudah meninggal dan Kadis tidak tahu dimana lagi masih disiarkan, kalau bisa up-datelah. Jika anda merasa orang daerah pasti merasakan, karena kami merasa sudah terhina dengan tayangan asal-asalan itu, demi memenuhi kewajiban tayangan lokal, dan tidak ada berkesan berpikir? Hanya mencari keuntungan tapi tidak memikirkan daerah (balance),"tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/ketua-kpid-sumsel-iwan-kesumawijaya_20150611_180525.jpg)