Skandal Pelecehan, Iran Untuk Sementara Larang Warganya Tunaikan Umrah

Di tengah memburuknya hubungan antara Iran dan Arab Saudi karena konflik di Yaman, kini Iran melarang warganya pergi umrah ke Mekkah dan Medinah.

Islam.ru

TRIBUNSUMSEL.COM - Di tengah memburuknya hubungan antara Iran dan Arab Saudi karena konflik di Yaman, kini Iran melarang warganya pergi umrah ke Mekkah dan Medinah.

Larangan itu bersifat sementara dan diberlakukan setelah terkuak dugaan bahwa dua jemaah perempuan Iran dilecehkan oleh dua petugas keamanan Arab Saudi ketika mereka hendak pulang melewati Bandara Jeddah, bulan lalu.

Menteri Kebudayaan Iran Ali Jannati mengatakan, larangan umrah berlaku sampai pihak-pihak yang bertanggung jawab diadili dan dihukum setimpal. Ditambahkan, pihak berwenang Arab Saudi telah menangkap dua petugas keamanan itu.

Wartawan BBC urusan Timur Tengah, Sebastian Usher, melaporkan, skandal pelecehan seksual dan agama yang baru terjadi semakin memperkeruh hubungan kedua negara. Kedua negara diketahui mendukung kubu berbeda-beda dalam konflik di Yaman.

Di dalam negeri Iran, dugaan pelecehan seksual yang dialami dua jemaah dari negara tersebut juga menjadi perhatian warga. Ratusan orang menggelar protes di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran, Sabtu (11/4/2015), menuntut tindakan tegas terhadap Arab Saudi.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved