Zainuddin Tak Menyangka Jika Istrinya Minta Izin Beristirahat Selamanya
Akan tetapi, ijin untuk beristirahat yang dikatakan Marisah itu bukan ijin seperti biasanya. Hal itu karena ijin yang dimaksud Marisah itu adalah
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hari ini dan seterusnya. Zainudin (39) dan kedua anaknya tampaknya tak dapat lagi bertegur sapa dan bercanda bersama istri dan ibu mereka Marisah (30).
Hal itu terjadi setelah Marisah ditemukan tewas menggantung di sebuah kamar yang berada di rumahnya. Itu terjadi di Jalan Teguh Kandara RT 28 RW 10 Kecamatan Kertapati.
Informasi yang dihimpun, peristiwa yang terjadi pada Senin (30/3) siang ini berlangsung begitu cepat. Pasalnya, sebelum kejadian itu Marisah masih sempat mengikuti makan bersama yang dilakukan keluarganya.
Setelah makan siang berlangsung, Zainudin kembali berangkat untuk bekerja sebagai buruh. Sementara Marisah kembali ke tempat tidurnya untuk melanjutkan peristirahat.
Akan tetapi, ijin untuk beristirahat yang dikatakan Marisah itu bukan ijin seperti biasanya. Hal itu karena ijin yang dimaksud Marisah itu adalah ijin untuk beristirahat selama-lamanya.
Pasalnya setelah itu jenazah Marisah ditemukan tewas, ketika Zainudin mengecek ke kamarnya.
Tidak ada kecurigaan sebelum Zainudin melihat istrinya meninggal tersebut. Namun diakui Zainudin bila istrinya itu memang sedang dalam keadaan sakit, sekitar enam bulan terakhir ini.
Namun Zainudin tak menyangka Marisah bakal nekat mengakhiri hidupnya tersebut.
"Enam bulan ini dia sakit. Ia kadang-kadang seperti orang kehilangan ingatan. Tidak ada firasat, kami ikhlaskan saja," ujar Zainudin saat ditemui di kediamannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/gantung-diri-getty-images.jpg)