Asyiknya Makan Pindang Sambil Digoyang Ombak Sungai Musi
”Saya kan suka sekali amah pindang, terus sensasinya itu beda kalau makan sambil digoyang sama ombak sungai musi,” ucapnya
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Mochamad Krisnariansyah
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Menikmati makan siang bisa menjadi lebih enak ketika dilakukan diatas rumah makan yang terapung, Rabu (5/11). Seperti Rumah makan terapung Sungai Musi di pasar 16 ilir palembang yang menjual berbagai menu pindang khas kota palembang.
Seorang pemilik Rumah makan terapung di pasar 16 ilir, Midun yang tinggal di kertapati mengatakan sudah lama berjualan makanan pindang di kapal terapung.”Dulunya masih menggunakan kapal kecil, tapi dengan berdasarkan waktu diganti menggunakan kapal yang lebih besar agar memuat pembeli yang lebih banyak,” paparnya
Usaha rumah makan yang telah ditekuni oleh turun menurun keluarganya ini sudah berlangsung selama 30 tahun lebih.” Dulu jualan nya dekat Benteng kuto besak, Tapi pindah soalnya menyambut sea games buat pariwisata kota makanya pindah kesini,” ujarnya
Untuk menu sendiri di rumah makan terapung milik midun ini , mulai dari pindang gabus, pindang toman, pindang patin hingga pindang tulang.” Untuk harga itu seperti pindang patin itu Rp 15.000 ribu , sedangkan untuk pindang tulang dihargai sebesar Rp 25.000 per porsi,” paparnya.
Sementara salah satu pengunjung yang sedang makan di rumah makan midun, Febi mengatakan dirinya makan dirumah makan terapung ini karena makanan pindangnya yang enak.”Saya kan suka sekali amah pindang, terus sensasinya itu beda kalau makan sambil digoyang sama ombak sungai musi,” ucapnya
Dirinya beberapa minggu sekali selalu makan pindang dirumah makan terapung di pasar 16 ilir .” Tiap makan siang dua kali dalam seminggu lah, makan pidang disini, udah perut kenyang kita juga bisa menikmati pemandangan dari atas rumah makan terapung sambil liat aktifitas disungai musi,” katanya kepada tribunsumsel.com