Penderita Lupus Ceria di Medsos
Kisah Melisa Aprilia Banjir Ucapan Duka Cita
Berbagai komentar dan ucapan turut berduka cita disampaikan kepada gadis tersebut.
“Satu pelajaran berharga bagi kami, banyak sekali orang perhatian dan menyayangimu. Pasti kamu orang baik. Saya berdoa dengan tulus supaya Allah SWT menempatkanmu di surga Nya, amin,” tulis Hendri Zainudin, mantan Direktur Teknik (Dirtek) Sriwijaya FC (SFC) yang ikut berduka di beranda FB milik Melisa dengan nama FB Melisa Edogawa.
Sebelum meninggal, Melisa merupakan seorang penggiat dunia maya melalui media sosial (Medsos) facebook (FB). Dirinya seakan menemui kehidupan baru setelah bertahun-tahun harus terkurung di rumah dan tidak bisa lepas dari obat.
Karena FB pulalah, Melisa pertama kali menceritakan penyakit yang ia derita itu kepada orang yang bukan keluarganya. Suci Romadonia, teman FB Melisa menjadi orang pertama dan terakhir yang melihat perjuangan Melisa melawan penyakitnya.