Warga PALI Heboh Penemuan Kapal Kuno
Tempat Penemuan Kapal di PALI Merupakan Jalur Kapal Pedagang dan Bangsawan
Apakah kapal tersebut milik bangsawan kerajaan atau pedagang masih terlalu dini untuk mengatakannya karena bentuk kapal masih belum jelas.
Penulis: M. Syah Beni |
Laporan Wartawan Tribun Sumsel, M Syah Beni
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Warga Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang dibuat heboh oleh bangkai kapal yang disebut-sebut warga sebagai peninggalan jaman kerajaan.
Ketua Balai Arkeologi Palembang, Nurhadi Rangkuti mengatakan, aliran Sungai Lematang yang terhubung langsung dengan Sungai Musi merupakan jalur transportasi yang biasa dipakai oleh para pedagang maupun bangsawan kerajaan. Ada kemungkinan kapal tersebut merupakan kapal yang dipakai oleh mereka.
Lokasi penemuan kapal yang berada di Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI merupakan daerah riwayat kerajaan. Hal ini dibuktikan adanya penemuan Candi Bumi Ayu dan situs Modong. Candi Bumi Ayu bahkan telah ada pada abad 9 hingga 13.
"Jika dikait-kaitkan ada kemungkinan kapal tersebut peninggalan kerajaan," terangnya kepada Tribunsumsel.com, Rabu, (8/10/2014).
Sungai Lematang sendiri pada jaman kerajaan dilalui oleh kapal-kapal para pedagang baik lokal hingga antar negara. Adanya penemuan kapal dagang Tiongkok yang membawa guci dan keramik menandakan bahwa Sungai Lematang merupakan jalur perlintasan.
Apakah kapal tersebut milik bangsawan kerajaan atau pedagang masih terlalu dini untuk mengatakannya karena bentuk kapal masih belum jelas.
Terkait kehebohan warga PALI tentang kapal tersebut Balai Arkeologi akan mengumpulkan data-data lebih banyak lagi seperti foto-foto dan bukti lain.
"Akan kita tindaklanjuti penemuan tersebut (kapal)," jelasnya.