Apa Benar Tanpa Shampo Rambut Lebih Sehat?

Beranikah Anda berhenti menggunakan shampo? konon mereka yang mengikuti gerakan berhenti menggunakan shampo (No-poo movement)

Meskipun penelitian medis dan klaim sangat bervariasi dalam hal risiko yang mungkin atau mungkin tidak muncul karena produk yang mengandung phthalates, Komisi Persaingan dan Konsumen Australia juga telah menerbitkan pedoman yang menunjukan adanya keterkaitan antara bahan kimia tersebut dengan iritasi kulit dan kanker.

Pandangan dokter mengenai rambut dan kulit kepala

Gerakan tidak menggunakan shampo menurut dokter mungkin baik saja dilakukan bagi mereka yang bekerja kantoran, tapi tidak bagi semua orang. Demikian pendapat dari pakar kesehatan kulit kepala dan rambut atau trikologist, David Salinger.

"Saya yakin banyak orang, jika mereka tidak mencuci atau keramas kulit kepalanya, makan akan mulai mendapatkan masalah," kata Salinger.

Salinger mengatakan salah satu alasan mengapa banyak orang memutuskan berhenti menggunakan sampo adalah karena teori yang mengatakan kalau shampo menghilangkan minyak alami dari kulit kepala.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa produksi minyak, atau sebum, dari kulit kepala adalah konstan atau berlangsung terus menerus, terlepas dari apakah Anda keramas sekali sehari atau seminggu sekali," katanya.

Salinger mengatakan mencuci rambut dengan shampo dapat membersihkan kulit kepala dan membantu untuk menghindari infeksi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved