Bayi Dibuang di Plaju
Masih Ada Tembuni di Pusar Bayi
Fera, penemu bayi tersebut mengatakan jika masih ada tembuni (ari-ari) di pusat bayi. Kulit bayi yang hanya dibungkus handuk tersebut masih merah.
Penulis: M. Syah Beni |
Laporan Wartawan Tribun Sumsel, M Syah Beni
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bayi yang ditemukan di tempat sampah yang menghebohkan warga Plaju Palembang merupakan bayi yang baru saja dilahirkan.
Fera, penemu bayi tersebut mengatakan jika masih ada tembuni (ari-ari) di pusat bayi. Kulit bayi yang hanya dibungkus handuk tersebut masih merah.
" Pertama kali ditemukan berada di atas tempat sampah. Hanya dibungkus handuk. Saya menyangka masih hidup sempat mau saya rawat sendiri," ujarnya.
Fera yang bekerja sebagai tukang sampah di depan Mesjid Jamik Plaju ini menemukan bayi tersebut usai azan subuh saat ia akan membersihkan sampah.
" Kalau mayat (buntang) hewan sering saya temui di tempat sampah. Kalau bayi baru ini," jelasnya.
Mengetahui kondisi bayi yang sudah tidak bernyawa Fera langsung membawa bayi tersebut ke Polsek Plaju yang jaraknya sekitar 100 meter dari lokasi penemuan bayi.
" Bayi tersebut langsung dibawa polisi ke rumah sakit (kamar mayat). Kalau masih hidup banyak orang yang mau mengadopsi-nya," terang Fera.
Diberitakan sebelumnya, warga Plaju Palembang dibuat heboh dengan penemuan sesosok bayi tempat sampah yang diduga dibuang oleh ibu kandungnya sendiri, Rabu, (4/6/2014).
Bayi yang tergeletak dalam keadaan meninggal ini ditemukan pertama kali oleh tukang sampah, Fera, sekitar pukul 05.00.
Penemuan mayat bayi ini mengundang perhatian semua warga Plaju yang berbondong-bondong ingin melihat bayi tersebut. Sempat terjadi kemacetan hingga 30 menit. Petugas kepolisian dari Polsek Plaju langsung mengamankan mayat bayi tersebut.