Breaking News:

Healty Life

Bahan Kimia Bisa Sebabkan Vitiligo

Banyak dugaan faktor psikis, bahan kimia, seperti fenol (zat yang terdapat dalam cat rambut)

Bahan Kimia Bisa Sebabkan Vitiligo
TRIBUNSUMSEL.COM/BONAVENTURA YULIUS DIDIK SUMANTO
Dr. Indah Permatasari, SpKK Spesialis Kulit yang bertugas di Klinik Aditya Jalan Radial Palembang

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ada berbagai jenis penyakit dan kelainan pada kulit yang sering kita jumpai. Salah satu kelainan yang kerap dijumpai atau boleh dikatakan menimpa 1 % dari total penduduk dunia adalah hilangnya pigmen atau hilangnya warna kulit yang ditandai dengan muncunya bercak-bercak putih pada area yang tidak simetris, penyakit ini dikenal dengan istilah Vitiligo. Jangan anggap sepele bila terdapat bercak putih pada kulit Anda. Mungkin saja, Anda mengalami penyakit vitiligo.

Menurut Dr. Indah Permata Sari, SpKK, Vitiligo merupakan gangguan pigmentasi kulit (depigmentasi) yang kronik yaitu hilangnya atau tidak adanya melanosit di kulit. Penyebab pasti hingga saat ini belum diketahui, diduga ada beberapa faktor predisposisi dan pencetusnya salah satunya berupa trauma (luka), keturunan, dan autoimun.

Banyak dugaan faktor psikis, bahan kimia, seperti fenol (zat yang terdapat dalam cat rambut) merupakan faktor predisposisi timbul/berkembangnya penyakit ini. Tiap penderita sebaiknya memperhatikan pada keadaan apa biasanya bercaknya makin bertambah, karena hal tersebut bervariasi pada masing-masing individu dan hal tersebut sebaiknya dihindari agar bercak yang lain tidak timbul.

Hal ini terjadi akibat sel-sel yang memproduksi melanin mati. Akibatnya, pigmen kulit Anda memudar dan muncul bercak putih dalam bentuk yang tidak teratur yang semakin lama ukurannya dapat membesar.

Meskipun semua bagian tubuh Anda dapat dipengaruhi oleh vitiligo, namun biasanya vitiligo akan terjadi pada daerah yang terpapar sinar matahari terlebih dahulu, seperti tangan, kaki, lengan, wajah, dan bibir. Alat vital mungkin juga dapat terpengaruh oleh penyakit ini. Vitiligo tidak mengenal ras, semua orang dapat mengalaminya. Namun, seringkali vitiligo baru dialami ketika Anda berusia 10 hingga 30 tahun.

Umumnya, vitiligo muncul dalam salah satu dari tiga pola yakni Generalized. Pola ini adalah pola yang paling umum dari vitiligo. Pigmen kulit yang hilang tersebar luas di banyak bagian tubuh Anda dan berbentuk simetris.

Serta Segmental. Warna kulit yang hilang hanya terjadi pada satu sisi tubuh saja. Tipe vitiligo ini seringkali dialami oleh anak muda. Tipe ini terjadi selama kurang lebih satu sampai dua tahun dan kemudian berhenti.

Dan Focal. Vitiligo hanya terjadi pada satu atau beberapa daerah di tubuh Anda. Tak ada salahnya jika Anda melakukan pemeriksaan sejak dini untuk mengetahui apakah Anda mengalami penyakit ini atau tidak.

Namun, para dokter dan ilmuwan juga memiliki teori sendiri yang menyatakan bahwa vitiligo terjadi ketika tubuh mengalami gangguan pada sistem kekebalan.

Tak hanya itu, faktor keturunan, kondisi emosional, sering terpapar sinar matahari, dan memiliki riwayat melanoma turut meningkatkan risiko Anda mengalami vitiligo.

Gambaran klinisnya (gejala) vitiligo yaitu bercak putih seperti kapur atau putih pucat (chalk atau pale white appearance) yang berbatas tegas dan dapat menyebar secara kronis (dalam waktu lama). Beberapa lokasi (predileksi) vitiligo yaitu wajah, lutut, akral (ujung jari), bibir dan dapat generalisata.

Ada banyak pengobatan atau terapi untuk vitiligo. Untuk vitiligo yg tidak luas dapat dilakukan repigmentasi (merangsang tumbuhnya pigmen baru) yaitu dengan beberapa obat2 topikal seperti kortikosteroid, psoralen ataupun terapi sinar UVA. Untuk vitiligo yg sangat luas (generalisata) dapat dilakukan depigmentasi (menghilangkan pigmen kulit normal) sehingga sama dengan kulit sekitar. semua terapi ini harus dilakukan oleh dokter spesialis. Jadi, jika ada keluhan atau tanda2 vitiligo, segera periksa ke sp.kk untuk mendapat pengobatan yg tepat.

Penulis: Bonaventura Yulius Didik Sumanto
Editor: Bonaventura Yulius Didik Sumanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved