Berita Lubuklinggau

Menteri PUPR Setuju Pintu Tol Pindah Ke Lubuklinggau, Rencana Sebelumnya di Tanjung Sanai Bengkulu

Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kunjungan kerja (Kungker) ke Bandara Silampari Lubuklinggau, Selasa (9/4/2019).

Menteri PUPR Setuju Pintu Tol Pindah Ke Lubuklinggau, Rencana Sebelumnya di Tanjung Sanai Bengkulu
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe saat sambutan bersama, Selasa (9/4/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kunjungan kerja (Kungker) ke Bandara Silampari Lubuklinggau, Selasa (9/4/2019).

Dalam kunjungan kerjanya di Kota Lubuklinggau kedua menteri tersebut didampingi Gubernur Sumsel H Herman Deru mewakili Presiden RI Ir Joko Widodo membagikan 38 sertifikat tanah secara simbolis dari 15 ribu sertifikat tanah secara keseluruhan.

Usai acara kedua menteri bersama Gubernur, wali kota dan kepala Bandara Silampari melakukan tinjauan dan melakukan pemotongan pita di terminal Bandara Silampari yang baru.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, kunjungannya kerjanya dalam rangka untuk memastikan sejumlah pembangunan yang tengah dilaksanakan di Sumatra Selatan (Sumsel) terus berjalan.

2 Menteri Resmikan Terminal Bandara Silampari Lubuklinggau, Menhub : Sumsel Jadi Perhatian Presiden

Nidya Glorya Karenina Mahasiswi Unsri Tewas Kecelakaan, Rencana Mau Kuliah Baru Sembuh Demam

"Kita memastikan konektivitas, kita mau bangun dari Bengkulu-Palembang. Yang dari Bengkulu sudah dimulai bulan lalu. hari ini dari Muara Enim-Palembang," ungkapnya Hadi pada wartawan.

Ia juga menerangkan, jalan tol Lampung-Palembang sepanjang 350 Km bila tidak ada halangan akan tersambung bulan Juni mendatang.

Jalan tol tersebut rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo secara langsung.

"Kita sekarang sedang kejar-kejaran, karena Bengkulu juga harus kita kembangkan, karena perkembangannya bukan hanya ke barat tapi juga ke timur termasuk Lubuklinggau ini," terangnya.

Nindya Glorya Karenina Meninggal Kecelakaan, Temannya di Unsri Ramai Mendatangi RS Bhayangkara

Seiklasnya Massa Kampanye Mulai Kumpulkan Sumbangan Untuk Prabowo-Sandi Capres 02 di BKB Palembang

Salah satunya exit tol yang semula berada di Tanjung Sanai Bengkulu.

Telah disetujuinya akan dipindahkan di Kota Lubuklinggau. Hal itu dilakukam supaya dekat dengan kawasan industri yang ada di Lubuklinggau.

"Jadi nanti kawasan industrinya tidak perlu jauh-jauh dari tol. Jadi saya pindah nanti. Habis ini kita akan penlok, kemudian langsung pembebasan lahan, jadi ketika sudah di mulai hari ini akan terus berjalan."

"Argo meternya akan terus bergerak, target dimanfaatkan dua tahun ke depan," papar Hadi.

Kementerian Perhubungan Ambil Alih Pengelolaan Bandara Atung Bungsu Pagaralam

Kemudian Hadi menambahkan, untuk masalah lumbung pangan kementerian PUPR juga telah membangun proyek irigasi Muara Lakitan dengan kapasitas tanam padi mencapai 5.000 hektare (Ha) dan tambahan selesai bulan Juni mendatang seluas 2.500 Ha.

"Jadi total keseluruhan ada 7.500 Ha irigasi teknis. Kita juga membangun bendungan Tiga Dihaji di Kabupaten OKU Selatan, jadi itu untuk mendukung lumbung pangan di Sumsel."

"Karena bila ada bendungan pasti airnya bisa diatur. Lain kalau tidak ada bendungan cuma curah hujan saja,"  ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved