Pembunuhan Pendeta di Sungai Baung OKI
Melinda Zidemi Pendeta Cantik Dibunuh di Sungai Baung OKI Lulusan GKII Sekojo Palembang, Asal Nias
Jemaah memadati Gereja Kristen Injili Indonesia(GKII) Jalan Urip Sumoharjo No 42, Sekojo Palembang ramai menantikan kehadiran Jenazah Melinda Zidemi.
Penulis: Yohanes Tri Nugroho | Editor: Prawira Maulana
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jemaah memadati Gereja Kristen Injili Indonesia(GKII) Jalan Urip Sumoharjo No 42, Sekojo Palembang ramai menantikan kehadiran Jenazah Melinda Zidemi.
"Nanti sama pak Pendeta saya, kami takut salah pak, pak Pendeta sedang Urus petinya sekarang, dan mungkin langsung ke RS Bhayangkara," ungkap seorang wanita.
Informasi dari sejumlah rekan Melinda Zidemi telah lulus sekolah pendeta beberapa tahun lalu dan melaksanakan tugasnya di wilayah OKI.
Sekolah pendeta di gereja itu ditempuh selama lima tahun.
"Kami saat ini menanti kedatangan jenazah, rencana nanti akan diberkati dahulu baru dibawa pulang ke ke kampungnya Nias," jelasnya.
LOKASI GKII SEKOJO
Melinda Zidemi ditemukan tak bernyawa di areal perkebunan PT Swait Mas Persada, Sungai Baung, Ogan Komering Ilir (OKI).
Kawasan Sungai Baung merupakan areal industri.
Jika dari Palembang untuk menuju ke sana harus menggunakan transportasi sungai berupa speedboat dari Dermaga Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.
Sekitar 2 jam perjalanan menuju ke Sungai Baung.
Sebelum mayat Melinda Zidemi ditemukan pada, Selasa (26/3) pukul 06.00, warga Sungai Baung semalaman mencari Melinda.
Warga mencari karena ada anak berusia 11 tahun yang mengabarkan ia dan Melinda Zidemi dicegat 2 orang pria di tengah jalan saat hendak pulang dari Divisi 1 ke Divisi 4 Perekebunan PT Sawit Mas Persada Pukul 17.00.
"Si anak selamat dan berlari mengabari kalau ada yang mencegat," kata Dodi.