Berita Palembang
Buat Green House, SMP Negeri 33 Palembang Siap Bersaing di Lomba Adiwiyata Tingkat Provinsi
SMP Negeri 33 Palembang di Jalan Musi 5 No 1893 RT 04, Siring Agung ini bersiap untuk ikut sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Sumatera Selatan
Penulis: Melisa Wulandari |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-SMP Negeri 33 Palembang di Jalan Musi 5 No 1893 RT 04, Siring Agung ini bersiap untuk ikut sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
SMP Negeri 33 Palembang merupakan wakil Kota Palembang di lomba Adiwiyata (sekolah peduli lingkungan).
Wakil Humas SMPN 33 Palembang, Asmawati mengatakan, untuk bisa lolos ke tingkat provinsi ini, pihaknya akan melakukan pembenahan lingkungan di sekolah, membuat green house dan syarat-syarat lainnya.
"Saat ini, sekolah kami sudah lolos di tingkat kota dan masuk ke tingkat provinsi. Maka kekurangan-kekurangan yang perlu disempurnakan menuju sekolah Adiwiyata, akan kami lengkapi," ujarnya, Minggu (17/3/2019).
• 20 Orang di Palembang Korban Penipuan Sewa Mobil, Driver Taksi Online Ini Sekarang Jadi Ojek Online
• Warga Minta Pembebasan Lahan Rp 8 Juta/Meter, Pemkot Prabumulih Tunda Pelebaran Jalan Sudirman
Kepala SMPN 33 Palembang, Sudarmi menambahkan, pihaknya juga sudah membentuk tim Adiwiyata dan memberikan tugas sesuai tupoksi, kepada guru dan siswa dalam menyukseskan program Adiwiyata.
"Semua warga sekolah wajib ikut terlibat dalam menyukseskan program ini. Mulai dari jajaran guru sampai siswa juga berpartisipasi dalam menanamkan rasa peduli lingkungan," katanya.
Kepada siswa, pihaknya menerapkan program dan kegiatan lingkungan.
Program tersebut meliputi penghijauan, penanaman bunga dan pohon hingga mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam mata pelajaran.
"Sekolah juga mengadakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap Sabtu. Mulai dari gotong royong, menata taman sekolah, membersihkan sanitasi atau saluran air hingga penanaman. Disinilah momen seluruh warga sekolah berbaur membersihkan sekolah," ujarnya.
• Virgoun Sukses Hibur Ribuan Warga Baturaja di Acara Milenial Road Safety Festival
• Perankan Tokoh Yuni Sinetron Orang Ketiga, Marshanda Rela Kakinya Luka Demi Totalitas Akting
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan pihak sekolah yang lainnya, yakni pengolahan sampah sekolah menjadi pupuk kompos.
Sampah sekolah dipilah, dipisahkan menjadi sampah untuk pupuk dan sampah yang bakal didaur ulang menjadi barang berguna.
"Kami juga melakukan penghijauan seperti menanam tanaman obat keluarga (Toga), pengomposan, biopori, pemanfaatan bahan bekas, kebun, hidroponik dan lain-lain," katanya.
Mekanisme dan pola verifikasi Adiwiyata pun sudah dijelaskan dan guru sudah paham karena beda-beda tipis dengan akreditasi.
"Kami juga menghimbau, kepada seluruh guru, siswa, wali murid dan komite memberikan dukungan kepada sekolah dalam menjalankan program berbasis lingkungan," tutupnya.