Walikota Lubuklinggaui Prana Putra Sohe dan PT KAI Bentuk Tim Untuk Inventarisir Aset

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melakukan rapat bersama pembahasan aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kota Lubuklinggau.

Walikota Lubuklinggaui Prana Putra Sohe dan PT KAI Bentuk Tim Untuk Inventarisir Aset
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMSEL.COM
Suasana saat wali kota Lubuklinggau melakukan rapat bersama dengan PT KAI, Selasa (5/2). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

 
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melakukan rapat bersama pembahasan aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kota Lubuklinggau.

Hasil pertemuan itu, Pemkot Lubuklinggau sepakat untuk membentuk tim inventarisasi aset milik Pemkot dan PT KAI di Lubuklinggau.

Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe mengatakan pembentukan tim ini menindak lanjuti pertemuan dengan PT KAI beberapa waktu lalu.

"Tim itu saya sendiri yang mengetuainya. Nanti bergeraknya tim ini sehabis pemilihan presiden (Pilres)," ungkap wali kota yang biasa dipanggil Nanan ini usai pertemuan dengan PT KAI, Selasa (5/3).

Gelontorkan Rp 35 Miliar Untuk Jalan Provinsi Tiga Lubuklinggau, Musirawas dan Muratara

Hari Kamis 7 Maret Jalan Yos Sudarso Kota Lubuklinggau Ditutup, Acara Milenial Road Safety Festival

Menurut Nanan, pertemuan ini sekaligus berkaitan dengan rencana pengembangan Kota Lubuklinggau kedepan. Karena PT Semen Baturaja rencananya akan berinvestasi dengan membuka gudang dengan memanfaatkan jalur kereta api.

"Selama ini PT KAI masih memakai tempat di Linggau Ilir, rencananya gudang itu akan dipindahkan ke Air Kati. Kita sudah memberikan gambaran prospek pembangunanya di air kati termasuk rencana pembangunan dua jalur," paparnya.

Kemudian Nanan menyampaikan rencana pengembangan peningkatan pembangunan dalam pasar instruksi presiden (Inpres) guna mengurangi kesemrawutan di dalam pasar.

Ia pun optimis masalah aset antara PT KAI dengan Pemkot tersebut bisa terselesaikan.

"Kesimpulan akhirnya disepakati untuk kepentingan masyarakat dan kita membentuk tim. Kita menargetkan tahun ini selesai bergerak sesudah Pilpres," terangnya.

Sementara Kepala Divre III PT KAI, Sumsel Anang Yoyo mengatakan tujuannya silaturahmi dengan pemkot untuk mengenal lingkungan stasiun di Lubuklinggau.

"Disetiap kabupaten kami melakukan silaturahmi karena lintasan kami memanjang di kota dan kabupaten.Tadi sudah kita bahas panjang lebar dan akan diselesaikan secara kekeluargaan," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved