Berita Palembang

600 Pelajar Akan Berkompetisi di Gramedia Science Olympic 2019, Buktikan Bahwa Sains itu Mudah

PT Gramedia Asri Media akan kembali mengadakan acara Gramedia Science Olympic di Gramedia World Palembang Minggu, 24 Februari 2019 mendatang.

600 Pelajar Akan Berkompetisi di Gramedia Science Olympic 2019, Buktikan Bahwa Sains itu Mudah
SRIPOKU.COM/NADIA ELRANI
Public Relations Gramedia World, Intan Tri Damayanti (keempat dari kiri) didampingi Supervisor Gramedia World Palembang, Nata Nael (ketiga dari kiri), bersama Pemimpin Perusahaan Tribun Sumsel, Ririn Kusumawardhani (kedua dari kiri), Manajer Radio Smart FM dan Radio Sonora, Dina (Ketiga dari kanan), Presenter Kompas TV, Evi (kedua dari kanan), dan Manajer Online Sripoku.com, Sudarwan (kiri) di front office Graha Tribun Palembang, Jumat (22/2/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM- PT Gramedia Asri Media akan kembali mengadakan acara Gramedia Science Olympic  di Gramedia World Palembang Minggu, 24 Februari 2019 mendatang.

Sebelumnya PT Gramedia Asri Media sukses dengan Acara Gramedia Science Olympic 2018.

Acara berhadiah total Rp.15.000.000 ini bertujuan sebagai sarana pendidikan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan alam melalui praktikum uji coba science (sains).

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama antara Gramedia, Yupi, Penerbit Elexmedia dan Sekolah Dasar.

 

Intan Tri Damayanti
Intan Tri Damayanti (kanan) dan Nata Nael (Supervisor Gramedia World Palembang). (SRIPOKU.COM/NADIA ELRANI)

Intan Tri Damayanti selaku Public Relations mengatakan bahwa program pengenalan sains yang diadakan oleh Gramedia dimaksudkan agar para siswa dapat merubah mindset (pola pikir) yang tadinya berpikir bahwa sains itu sulit menjadi mudah.

 "Kegiatan ini untuk memberikan contoh kepada siswa bahwa sebenarnya sains itu menyenangkan," ujar Intan kepada Sripoku.com saat bertandang ke Graha Tribun, Jumat (22/02/2019).

Menurut Intan, kegiatan tersebut telah diinformasikan ke lebih dari 120 sekolah.

"Jumlah total dari seluruh peserta itu sekitar 600 orang yang akan dibagi menjadi 200 tim. Setiap tim terdiri dari 3 orang nantinya," kata Intan.

Intan juga mengatakan bahwa siswa-siswa SD tersebut akan dibagi menjadi dua kategori A dan B.

A untuk siswa kelas 3 dan 4 sedangkan B untuk kelas 5 dan 6.

Teknik perlombaannya sendiri pun menggunakan sistem pengumpulan poin yang dinilai dari kecepatan, ketepatan dan proses pembuatan alat praktik.

Halaman
123
Editor: M. Syah Beni
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved