Berita Palembang

Niat Merelai Pekelahian Tetangga, Warga 36 Ilir Palembang Ini Justru Kena Sabetan Pedang

Dengan tangan yang masih di balut perban, Joni (33 tahun) warga Kelurahan 36 ilir Kecamatan Gandus Palembang mendatangi Polresta Palembang

Niat Merelai Pekelahian Tetangga, Warga 36 Ilir Palembang Ini Justru Kena Sabetan Pedang
Tribun Sumsel/ Lusi Faradila
Dengan tangan yang masih di balut perban, Joni (33 tahun) warga Kelurahan 36 ilir Kecamatan Gandus Palembang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (20/2/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Dengan tangan yang masih di balut perban, Joni (33 tahun) warga Kelurahan 36 ilir Kecamatan Gandus Palembang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (20/2/2019)

Joni datang ditemani ayahnya Taswin (56 tahun), hendak melaporkan LN (35 tahun) yang merupakan tetangga sendiri.

Kepada Petugas Piket, Joni menuturkan kejadian yang dialaminya terjadi pada selasa (19/2/2019), sekitar pukul 16.00, di dekat rumahnya.

Kejadian bermula saat Joni mendengar suara keributan di dekat rumahnya.

Joni lantas keluar rumah untuk mencari tau sumber suara ribut itu.

Spesifikasi Vivo U1 dari Snapdragon 439 hingga RAM 3GB, Harganya Cuma 1 Jutaan

Asfan Fikri Sanaf Gerak Cepat, Ini Langkah Pertamanya Kembalikan Kejayaan Sriwijaya FC

"Aku kira apa keluarga aku atau adik aku yang sedang bertengkar itu, jadi keluarlah aku melihat kejadian itu," ujarnya.

Saat keluar rumah ternyata yang ribut ialah terlapor LN dengan orang lain.  Joni kemudian mendekat untuk merelai.

Ternyata LN salah sangka, mengira Joni akan ikut campur dalam perkelahian tersebut.

"Pas aku mendekati, eh aku malah mau diserangnya dengan menggunakan pedang. Aku langsung menghindar tapi masih juga terkena," ujarnya.

Puncaki Rating TV, Sinetron Cinta Buta SCTV Tayang Lebih Awal Mulai Hari Ini, Catat Jadwalnya

Target Promosi Liga 1, Deru Ingatkan Sriwijaya FC Harus Ambil Pemain Handal Meski Biaya Besar

Akibat kejadian ini, Joni mengalami luka robek di telapak tangan kirinya.

Ayah Joni Taswin mengungkapkan, ia sempat menunggu itikad baik dari LN atas perbuatannya.

Namun hingga Joni diobati, LN tidak kunjung meminta maaf.

"Kami tungguin kalau saja dia minta maaf. Namun karena tidak ada itikad baik akhirnya kami lapor ke sini," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan darinorang tua korban.

"Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti," tutupnya.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved