Wagub Mawardi Yahya Ingin Songket Eksis di Amerika melalui Program Sister City Houston dan Palembang
Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya berupaya mendorong kain songket khas Palembang agar eksis di Amerika
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya berupaya mendorong kain songket khas Palembang agar eksis di Amerika.
Hal itu dikatakannya saat Menerima Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk Houston Amerika, di ruang tamu Wagub Sumsel Jumat (15/2/2019).
Pertemuan itu berlangsung dalam rangka penjajakan KJRI untuk bekerjasama melalui Program Sister City (kota kembar) antara Houston dan Palembang.
Kerjasama ini dilakukan karena adanya kemiripan antara dua kota ini yakni sebagai kota energi dan olahraga serta melalui bidang pariwisata, ekonomi, hingga Sumber Daya Manusia.
• Sungai Jernih Meluap, Jalan Penghubung Tenggelam di Kecamatan BTS Ulu ke Suka Karya Musirawas
• Ajak Teman Main Bareng PUBG lewat Whatsapp, Begini Caranya
Mawardi menjelaskan, bahwa di Palembang khususnya Sumatera Selatan terdapat banyak hal yang bisa dikerjasamakan.
Baik dalam bidang investasi maupun dalam pariwisata, serta budaya karena terdapat peninggalan masa dahulu salah satunya songket menjadi pakaian khas dari Sumatera Selatan.
"Sekarang songket bukan hanya dipakai untuk hari besar namun dipakai setiap hari. Tentu juga banyak pengrajin-pengrajin kita di daerah, maka kita harus dorong mereka agar bisa mengekspor ke luar negeri salah satunya Houston Amerika," ungkapnya.
Dengan potensi ini kerjasama lebih besar dapat dilakukan karena di hampir semua tersedia di bumi Sriwijaya.
"Ini benar-benar bukan soal budaya saja namun ada kerjasama saling menguntungkan, bila terjalin itu menjadi luar biasa," ujarnya.
• Motornya Terjebak Jalan Berlubang di Jalintim OKI, Abdullah Jatuh Tewas Terlindas Fuso
• Jupiter Fortissimo Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Ternyata Nasibnya Sudah Diprediksi Wirang Birawa
Demikian juga tentang pendidikan Sumsel diharapkan juga ada kerjasama teknologi agar pengetahuan bisa lebih berkembang. Diharapkan kerjasama di bidang pendidikan, dapat meningkatkan tingkat pendidikan masyarakat.
Sementara itu Konsul Jenderal RI di Houston, Nana Yuliana mengatajan sangat ingin mendekatkan kota Houston dengan Palembang dengan melakukan bekerjasama dalam berbagai hal, karena terdapat banyak kesamaan karena Palembang berpotensi banyak energi.
"Sektor ekonomi pengusaha dari sana bisa kita hadirkan, dan nantinya kita lihat peluang apa yang bisa dilakukan. Juga melalui pendidikan kita menyandingkan Universitas di Amerika dengan disini, serta dengan perdagangan kita, Houston sendiri berada di 12 negara bagian dari Texas yang bisa mengeksplorasi untuk perdagangan dan investasi," ungkapnya.
• Embat Burung Beo dan Motor, 2 Resedivis Pembobol Rumah Warga Kertapati Ini Ditangkap Polisi
• Pahang FA Dipastikan Tidak Akan Lepas Saddil Ramdani ke Timnas U-22 Indonesia Karena Alasan ini
Nantinya akan ada 3 agenda kegiatan besar yang diselenggarakan di Houston oleh KJRI, salah satunya pada bulan Juli terdapat Indonesia fashion week, diharapnya songket dapat berpartisipasi dalam mengenalkan kain tersebut di luar negeri.
KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) memiliki salah satu tugas dalam meningkatkan hubungan wilayah kerja dengan Houston.
Dimana KJRI di Houston memiliki strategi antara lain promotion, people to people connectivity, dan protection. Diharapkan dengan adanya Sister City ini dapat saling menguntungkan antara Palembang dengan Houston. (rel)