Beras Sachet Bulog Makin Diminati, Produksi Sebulan di Divre Sumsel Babel Capai 1,5 Ton
Kepala Bulog Divre SumselBabel, Muhammad Yusuf Salahudin saat dikonfirmasi mengatakan, sejak dipasarkan respon masyarakat sangat positif
Penulis: Linda Trisnawati |
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Perusahaan Umum (Perum) Bulog membuat terobosan dengan menghadirkan beras dalam kemasan sachet (saset).
Kemasannya dibungkus rapi per 200 gram dan dijual dengan harga Rp 2.500 per sasetnya.
Kepala Bulog Divre SumselBabel, Muhammad Yusuf Salahudin saat dikonfirmasi mengatakan, sejak dipasarkan respon masyarakat sangat positif terhadap beras saset ini.
"Potensi beras saset ini cukup bagus. Diminati karena dari sisi praktis dan ekonomis, bukan dari sisi murah karena ini kan beras premium," ujar Yusuf, Rabu (13/2/2019).
• Daerah di Peta Erangel PUBG Mobile Ternyata Benar-benar Ada, Ini Foto Penampakan Kota Pochinki
• Wanita ini Curhat Kelakuan Mantan Minta Barang Pemberian Dibalikan, Hingga Singgung Bensin
Lebih lanjut ia mengatakan, pangsa pasar beras saset ini untuk rumah tangga yang baru menikah.
Lalu anak-anak kos dan lain-lain.
Seperti juga masyarakat yang tak terlalu banyak mengonsumsi beras, jadi mereka berfikir dari pada beli yang 5 kg atau 10 kg mendingan beli yang sasetan saja bisa untuk 2-3 kali makan.
"Untuk produksinya sesuai permintaan pasar, bisa 1-1.5 ton per bulan. Namun jangan dilihat angka jumlahnya karena ini kan di kemas saset per 200 gram, tentu jadinya banyak," katanya.
Terkait pendistribusiannya juga sesuai permintaan pasar.
• Sekda Lubuklinggau Peringatkan Pengusaha Silakan Pergi Kalau Tak Mau Pasang Tapping Box
• Komplotan Penipuan Berkedok Petugas Leasing Tarik Motor Menunggak Angsuran Beraksi di Palembang
"Bahkan untuk memperkenalkan beras saset ini saat dilakukan penetrasi pasar maupun penjualan komoditi komersil lainnya, kawan-kawan selalu bawak dan sosialisasikan ke masyarakat."
"Kami hadirkan beras saset ini sebagai pilihan. Karena kami memiliki untuk semua jenis baik beras medium maupun premium dan juga ada kemasan 200 gram, 5 kg dan lain-lain. Jadi selebihnya kembali ke selera konsumen," ungkapnya.