Kesehatan

Makan Gorengan Tak Boleh Lebih Dari 6 Potong Sehari, ini Bahayanya Bagi Kesehatan

Salah satu makanan yang paling digemari oleh banyak orang karena memiliki rasa yang enak dan gurih adalah gorengan.

Makan Gorengan Tak Boleh Lebih Dari 6 Potong Sehari, ini Bahayanya Bagi Kesehatan
SHUTTERSTOCK.COM
gorengan 

TRIBUNSUMSEL.COM - Salah satu makanan yang paling digemari oleh banyak orang karena memiliki rasa yang enak dan gurih adalah gorengan.

Apalagi orang Indonesia, gorengan tak hanya dijadikan lauk, tetapi juga untuk dijadikan camilan, baik itu saat mengobrol bersama atau sembari menonton televisi.

Sayangnya, di balik nikmatnya gorengan, ada risiko terkena berbagai penyakit berbahaya seperti stroke, obesitas dan lain sebagainya jika kita kerap mengonsumsinya.

Laman Mayo Clinic menyebutkan, bahwa di dalam gorengan, terdapat kolesterol dan lemak.

Pesawat Lion Air JT-507 Rute Semarang-Soeta Gagal Terbang, Ternyata Sang Pilot Lakukan Hal Ini

Sebenarnya, dua kandungan ini juga dibutuhkan tubuh, khususnya bagi pembentukan energi dan proses yang berlangsung dalam otak.

Sayangnya, karena dikonsumsi dengan berlebihan, maka kita akan mendapatkan dampak buruk bagi kesehatan

Di dalam sepotong gorengan, minimal mengandung satu sendok teh minyak. Padahal, batas maksimal konsumsi minyak dalam sehari adalah 6 sendok teh.

Hal ini berarti, ada baiknya kita membatasi asupan gorengan tidak sampai 6 potong dalam sehari.

Jika kita mengkonsumsi gorengan lebih dari anjuran tersebut, maka kita bisa mengalami peningkatan kadar kolesterol jahat dalam tubuh yang bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah atau stroke.

Ada baiknya kita juga memperhatikan minyak seperti apa yang dipakai oleh penjual gorengan saat memasaknya.

Jika sampai gorengan dimasukkan dalam minyak yang sudah berulang kali digunakan, maka minyak ini mengandung racun dan bersifat karsinogen yang bisa memicu kanker.

Maka sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi gorengan yang dimasak dengan minyak tersebut.

Selanjutnya, jangan membungkus gorengan dengan koran atau plastik, apalagi jika gorengan masih dalam kondisi panas karena kandungan tinta koran dan bahan vinil dari plastik bisa menyerap dalam gorengan dan jika masuk ke dalam tubuh, bisa memicu kanker.

Enam Cara Mudah (Tips) Menurunkan Berat Bedan Bagi Kamu yang Malas Untuk Bergerak

Ada juga ahli gizi yang mengatakan, memilih gorengan sebaiknya dibatasi hanya untuk lauk-pauk saja.

Kalau sudah makan gorengan sebagai lauk, sebaiknya untuk camilan jangan memilih gorengan.

Dalam seharian, makanan yang dipilih dihitung kalorinya juga. Jenisnya mau apa.

Sebaiknya camilan memang tetap perlu ada, cuma kalau awalnya sudah makan gorengan sebagai lauk, maka camilan harus berupa protein dan serat.

Kalau kita makan sesuatu yang berserat maka karbohidrat akan melepas gulanya pelan-pelan di dalam darah.

Kalau gula darah dilepas pelan-pelan biasanya keluhan swing mood, dan mengantuk sehabis makan, bisa dihindari.

Berbagai studi menyebutkan, kalau kebanyakan makan karbohidrat dan lemak, habis makan pasti akan cepat mengantuk.

Peserta Palembang Triathlon 2019 saat melintasi jembatan Ampera Palembang, Minggu (10/2/2019). Triathlon diikuti 400 peserta dari 10 negara. Tampak Gubernur Herman Deru membuka triathlon di JSC. . . TRIBUNSUMSEL.COM #triathlon2019 #triathlon2019Palembang #triathlon #triathlonPalembang #triathlon2019Indonesia
Editor: Slamet Teguh Rahayu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved