Berita Lubuklinggau

Tahanan Ini Menikah di Polres Lubuklinggau, Usai Ijab Kabul Kembali Berpisah dengan Sang Istri

Ferlando warga Jalan Sejahtera, Kelurahan Cereme, Kecamatan Lubuklinggau Timur II saat ini berstatus sebagai tahanan Mapolres Lubuklinggau

Tahanan Ini Menikah di Polres Lubuklinggau, Usai Ijab Kabul Kembali Berpisah dengan Sang Istri
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Ferlando Kurniawan (27) dan Irama Yasopa (24) melangsungkan pernikahan di Polres Lubuklinggau, Minggu (10/2/2019). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Ferlando Kurniawan (27 tahun) dan Irama Yasopa (24 tahun) melangsungkan pernikahan di Polres Lubuklinggau, Minggu (10/2/2019) siang.

Ferlando warga Jalan Sejahtera, Kelurahan Cereme, Kecamatan Lubuklinggau Timur II saat ini berstatus sebagai tahanan Mapolres Lubuklinggau.

Setelah menjalin asmara yang cukup lama, Felando sukses mengucapkan ijab kabul dibimbing penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Lubuklinggau dan disaksikan kedua orangtuanya masing-masing.

Seusai melangsungkan akad nikah, kedua sejoli itu harus segera berpisah.

Spesifikasi Samsung Galaxy M20, HP Rp 2 Jutaan Hadir di Indonesia dari Baterai hingga Kamera

Malam Sebelum Pembunuhan, Linda Bersama Suami dan 3 Anaknya Hadiri Acara Ulang Tahun Sepupunya

Karena Ferlando terpaksa harus kembalikan ke sel tahanan karena terlibat kasus penganiayaan.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono didampingi Kasi Propam Iptu Awaludin membenarkan, ada seorang tahanan dan pengunjung telah menikah di Polres Lubuklinggau.

"Kita telah menyaksikan dan mengamakan prosesi akad nikah Ferlando tahanan Polres Lubuklinggau dengan Irama Yasopa (24) warga perumnas Nikan Kota Lubuklinggau," kata Dwi pada wartawan.

Pelaksanaan pernikahan, merupakan hak sipil setiap warga negara, sehingga diperbolehkan pelaksanaannya walau di ruang tahanan sekalipun.

Kenalan dengan Abdul Rasyid Pemilik IPK 3.92, Buktikan Game Tidak Ganggu Nilai Kuliahnya

Niat Membantu Bersihkan, Arie Untung Malah Hapus Semua Tulisan, Ini Reaksi Ustaz Adi Hidayat

"Tetapi dalam pelaksanaannya, kedua belah pihak harus mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada Polres Lubuklinggau secara administratif," kata Dwi.

Karena menikah itu merupakan salah satu ibadah, setiap tahanan memiliki hak untuk melaksanakan ibadah termasuk menikah.

"Namun untuk pelaksanaan malam pengantin mungkin tidak bisa dipenuhi mengingat aturan KUHAP tentang hak-hak tersangka, tidak mengatur tentang itu," terangnya.

Semoga dengan dilaksanakan Pernikahan ini, Ferlando dapat menyadari kesalahannya sehingga dalam mengikuti proses hukum yang menjeratnya dapat lebih tenang dan ikhlas.

"Ferlando saat ini sedang melaksanakan proses hukum terkait kasus pidana yang dilakukannya sebagaimana pasal 351 KUHPidana," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved