Berita Palembang
Pelaku Hipnotis Modus Emas Imitasi Ini Menangis dan Menyesal saat Berada di Polsek Plaju Palembang
Tak hanya pelaku, unit reskrim Polsek Plaju juga mengamankan barang bukti berupa 3 kalung emas imitasi beserta surat dan satu buah dompet
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Nasution warga Banyuasin ini diamankan Unit Reserse Kriminal Polsek Plaju Palembang.
Nasution merupakan satu dari dua pelaku penipuan dengan modus hipnotis yang berhasil di tangkap.
"Tersangka ini merupakan pelaku penipuan, untuk modus tersangka ini yaitu dengan berpura-pura memiliki masalah kemudian dia menawarkan kepada korban emas 3 suku untuk di jual," ujar Kapolsek Plaju, AKP Rizka Aprianti (22/1/2019).
Dalam melakukan aksinya, pelaku bersama rekannya berinisial M yang saat ini masih DPO.
"Ini dilakukan dua orang, namun 1 yang berhasil kita tangkap dan yang satunya lagi masih dalam pengejaran kita," bebernya.
• Resmi, Barcelona Rekrut Kevin Prince Boateng Dari Sassulo, ini Nilai Transfer dan No.Punggungnya
• Jadwal Perempat Final Piala Asia 2019 : Vietnam Jadi Wakil ASEAN, 6 Negara Sudah Memastikan Tempat
Tak hanya pelaku, unit reskrim Polsek Plaju juga mengamankan barang bukti berupa 3 kalung emas imitasi beserta surat dan satu buah dompet.
Hingga saat ini pihak polsek plaju masih terus melakukan pendalaman terhadap aksi pencurian yang dilakukan ketiganya.
Karena tidak menutup kemungkinan ada korban dan TKP lainnya.
Untuk total kerugian dari 2 korban yang telah tertipu mencapai Rp 25 juta yaitu, Rp 19 juta dan satu lagi Rp 6 juta.
Berdasarkan pengakuan dari pelaku, emas ini didapat dari temanya yang saat ini masih dalam pengejaran.
"Pelaku dijerat Pasal 378 tentang penipuan dengan anacaman hukuman diatas 5 tahun penjara," tegasnya.
Sementara itu, Nasution saat dimintai keterangan hanya bisa tertunduk dan menangis menyesali perbuatannya.
• BREAKING NEWS, Ibu dan Anak Tewas Akibat Tabrakan dengan Mobil Kepala Dinas PPPA OKU Timur
• Jenderal Bintang Dua Putra Asli Pagaralam Jabat Kapolda Sulsel Gantikan Sang Kapolda Viral
"Aku diajak kawan, dia yang menjualkan emas pada korban, aku cuma meyakinkan korban saja," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan modus penipuan yang dilakukannya dengan berpura-para anaknya sakit dan butuh uang untuk biaya berobat.
Pelaku mengaku uang hasil penipuam yang dilakukannya tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan membeli pakaian.
"Duitnya aku gunakan untuk sehari-hari sama aku belikan baju," pungkasnya