Berita Muratara

Bangunan MCK Senilai Rp 300 Juta Ini Selalu Dikeluhkan Warga Desa Lawang Agung Muratara

Bangunan MCK yang menghabiskan anggaran Rp 300 juta ini selalu dikeluhkan warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara

Tribun Sumsel/ Farlin Addian
Fasilitas MCK yang menghabiskan anggaran Rp 300 juta ini selalu dikeluhkan warga di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Siapa sangka bangunan yang menghabiskan anggaran Rp 300 juta ini selalu dikeluhkan warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Pasalnya bangunan yang disebut tempat mandi cuci kakus (MCK) itu tidak berfungsi.

Terutama dibagian tolilet sejak selesai dikerjakan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 lalu.

"Saat ini bangunan tersebut tidak dimanfaatkan warga karena toiletnya tidak ada sumber air walaupun sudah disertai sumur yang dibuat hanya kedalaman 4 meter," kata Upik (53 tahun) warga setempat.

Warga Lahat Jatuh dari Jembatan Gantung, Wanadi Raib Ditelan Arus Sungai

BREAKING NEWS, Mabes Polri Mutasi Kapolres Empatlawang Lantaran Urine Positif Narkoba

Menurut dia, tadinya warga desa khususnya sekitar bangunan MCK ini senang adanya bangunan tersebut supaya tidak perlu lagi ke sungai.

Tapi melihat hasil akhir bangunan malah membuat warga kecewa karena tidak bisa dimanfaatkan.

"Dalam toiletnya sangat jorok ditambah lagi banyak kotoran warga yang tidak disiram, itulah membuat kami tidak ingin ke sana, apalagi bau kotoran menyebar hingga keluar," ujarnya.

UPTD BLK Disnakertrans Sumsel Buka Pelatihan Keterampilan, Servis Motor Hingga Buat Kue

BREAKING NEWS, WNA Tiongkok Ditangkap Membawa Ratusan Ribu Obat Ilegal di Bandara Silampari

Sementara itu, Kades Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kaharudin, saat dikonfirmasi membenarkan mengenai keluhan warga terhadap bangunan MCK tersebut yang tidak bisa dimanfaatkan.

"Laporan keluhan warga mengenai banguna MCK tersebut sudah sering saya terima dan kami sudah berupaya menghubungi pihak ketiganya," kata dia.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved