Berita Palembang

Jenazah Sofyan Driver Taksi Online Dimakamkan di TPU Kebun Bunga Palembang Sore Ini

Polda Sumsel menyerahkan kerangka manusia yang diyakini merupakan Sofyan (43) kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, Jumat (16/08/2018)

Penulis: Yohanes Tri Nugroho |
IST
Sofyan, sopir taksi online korban perampokan disertai pembunuhan 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Johanes Tri Nugroho

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Jenazah Sofyan (43)‎ telah diambil keluarga, Jumat (16/11/2018).

Almarhum Sofyan direncanakan akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Sukawinatan Lorong Asoka, Palembang.

Selanjutnya, jenazah juga akan disemayamkan di rumah duka orang tuanya, H Roni di jalan Kolonel Haji Barlian, Lorong Pelita, Kecamatan Kemuning, Palembang‎.

Setelah itu rencananya jenazah Sofyan pada pukul 16.00 WIB, akan dimakamkan di TPU Kebun Bunga.

"Permintaan istri akan disemanyamkan di rumahnya di sukawinatan. Juga akan disemanyamkan di rumah kami, baru akan dimakamkan di TPU Kebun Bunga abis Azhar nanti," kata Ayah Sofyan, H Roni.

Polda Sumsel menyerahkan kerangka manusia yang diyakini merupakan Sofyan (43) kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, Jumat (16/08/2018).

Baca: Disindir Sekjen Gerindra, SBY: 2 Kali Jadi Capres, tak Pernah Paksa Ketua Partai Kampanyekan Saya

Baca: Berita Duka, Kasubag Humas Polres Banyuasin AKP Ery Yusdi Meninggal Dunia

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Drs Bimo Anggoro Seno‎ menyampaikan terdapat dua bukti yang dikantongi polisi sehingga menyakini kerangka manusia merupakan Sofyan.

"Data primer yang kita miliki adalah rekaman struktur gigi sofyan yang didapat dari seorang dokter gigi.

"Rekaman itu didapatkan dokter karena Sofyan pernah berobat gigi pada 1997 lalu," ungkapnya dalam konferensi pers.

Ia menyampaikan pada tahun 1997 itu sofyan pernah mendatangi dokter untuk memasang gigi palsu.

Nah, disaat itulah dokter merekam struktur gigi dan menyimpannya.

"Itulah yang kita cocokkan, ternyata memang cocok, jadi kita yakini kerangka ini merupakan sofyan, juga ada data skunder yakni celana dan baju yang sebelumnya diakui keluarga merupakan milik korban," tegasnya.

Sementara itu, Istri Sofyan, Fitriani meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap semua pelaku yang membunuh suaminya. Dan diberikan proses hukum seberat beratnya.

"Kami minta polisi mengusut tuntas kasus ini, dan menangkap pelaku. Kami minta mereka dihukum seberat beratnya," ucapnya sembari terisak.

Diberitakan sebelumnya, Sofyan, driver taksi online yang hilang akhir Oktober lalu jadi korban perampokan disertai pembunuhan, Selasa (13/11/2018).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved