Menteri Perhubungan Nilai Sriwijaya Air Diambil Alih Garuda Minimalkan Perang Tarif

Skema yang baik supaya tidak terjadi perang tarif. Karena perang tarif justru bisa memukul sendiri maksapai-maskapai itu

Menteri Perhubungan Nilai Sriwijaya Air Diambil Alih Garuda Minimalkan Perang Tarif
(KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI)
Pesawat Sriwijaya Air di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Senin (21/5/2018) 

TRIBUNSUMSEL.COM - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendukung langkah Garuda Indonesia Group melalui anak perusahaannya, PT Citilink Indonesia.

Garuda mengambil alih pengelolaan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air.

Menurut Budi, langkah tersebut akan berdampak positif bagi kedua perusahaan.

Baca: Garuda Indonesia Ambil Alih Operasional Sriwijaya Air, Langkah Strategis Mengelola Pangsa Penumpang

"Saya mendukung merger yang dilakukan Garuda dengan Sriwijaya. Pasti ada suatu kinerja yang semakin baik karena citilink adalah suatu armada yang baik, efisien dan sekarang kinerjanya positif," ujar Budi di Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Budi menilai kerja sama antar kedua maskapai ini bisa mengurangi perang tarif antarmaskapai.

"Kalau saya lihat ini skema yang baik supaya tidak terjadi perang tarif. Karena perang tarif justru bisa memukul sendiri maksapai-maskapai itu," kata Budi.

Budi menambahkan, dengan adanya kerja sama Garuda Indonesia dan Sriwijaya mampu memperbaiki transportasi udara di Indonesia.

"Untuk itu dengan adanya merger mereka tambah solid menentukan rute-rute, membagi rute, sehingga mereka bisa membagi ke seluruh daerah secara merata," katanya.

"Dan masuk ke daerah pertarungan yang membuat mereka sendiri bermasalah," ucap dia.

Diberitakan sebelumnya, Garuda Indonesia Group melalui anak perusahaannya, PT Citilink Indonesia, mengambil alih pengelolaan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air.

Hal ini direalisasikan dalam bentuk serja sama operasi (KSO) yang dilakukan oleh PT Citilink Indonesia dengan PT Sriwijaya Air dan PT NAM Air.

KSO tersebut telah ditandatangani pada tanggal 9 November 2018.

Sementara itu, CEO Sriwijaya Air Chandra Lie menyatakan bersyukur bahwa Sriwijaya Air bisa menjalin kerja sama dengan Garuda Indonesia.

"Kami bisa bekerja sama KSO ini dengan Garuda Indonesia Group, maskapai terbaik dan terbesar di Indonesia untuk maju, modern, dan berkelanjutan bersama," kata Chandra Lie kepada Kompas.com.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menhub: Sinergi Garuda dan Sriwijaya Air Bisa Minimalkan Perang Tarif", 

Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved