Berita Palembang

Pembunuhan Driver Online di Palembang, Ini Permintaan Kapolda Sumsel Kepada Keluarga Pelaku

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara kembali mengingatkan tiga pelaku pembunuhan Sofyan, driver taksi online di Palembang segera menyerahkan diri

Pembunuhan Driver Online di Palembang, Ini Permintaan Kapolda Sumsel Kepada Keluarga Pelaku
Tribunsumsel.com/ M Ardiansyah
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara 

Pembunuhan Driver Online di Palembang, Kapolda Sumsel : Saya Menghargai Apabila Keluarga Menyerahkan Pelaku

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara kembali mengingatkan tiga pelaku pembunuhan Sofyan, driver taksi online di Palembang untuk segera menyerahkan diri.

Keluarga pelaku juga diminta untuk berperan aktif membujuk pelaku supaya menyerahkan diri.

"Saya menghargai apabila keluarga menyerahkan (pelaku). kalau tidak akan kami cari sampai ke liang kubur," kata Kapolda diwawancara di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Rabu (14/11/2018).

Sofyan, driver Grab-Car menjadi korban perampokan disertai pembunuhan. Jumlah pelaku ada empat, hingga saat ini telah ditangkap 1 orang atas nama Ridho alias Ridwan.

Baca: Makin Lengket, Ini Panggilan Sayang Pacar Berondong Muzdalifah Hingga Ungkap Rencana Nikah

Baca: Klasemen dan Daftar Top Skor Piala AFF 2018 : Thailand dan Malaysia Duduki Puncak Klasemen

"Saat ini baru bisa dimintai keterangan baru satu orang. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. memesan grab online, melalui orang lain. Mereka sudah berniat," kata jenderal bintang dua ini.

Tiga pelaku pembunuhan ini mengajak Sofyan ke arah Musi Rawas.  Tiga tersangka beralamat di Musirawas, hanya satu beralamt di Musi Banyuasin (Muba).

Jenazah Sofyan telah ditemukan tinggal tulang belulang, Selasa (13/11/2018) di Lakitan, Mura.

Proses pencarian jenazah juga tidak mudah. Sebab, pelaku pembunuhan juga lupa melemparkan mayat Sofyan di mana persisnya.

"Tersangka hanya katakan di sekitar Desa Lakitan, Kecamatan Lakitan Mura.  Semua sopir-sopir dan warga kami tanya adakah mencium bau mayat,:" jelas Kapolda.

Baca: Kumpulan Fakta-Fakta Perseteruan Via Vallen dan Jerinx SID Perihal Lagu Sunset di Tanah Anarki

Baca: HUT Brimob ke-73: Sejarah Korps Brimob! Cerita Markas Besar Brimob yang Sempat Diduduki Napi Teroris

Halaman
12
Penulis: Wawan Perdana
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved