Berita Prabumulih

Musim Hujan Waspada Demam Berdarah Dengue (DBD), Ini Langkah Pencegahannya

Memasuki musim hujan, warga Prabumulih diimbau terus menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan supaya terhindar dari demam berdarah

Musim Hujan Waspada Demam Berdarah Dengue (DBD), Ini Langkah Pencegahannya
Tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu
Kader Jumantik saat mencari jentik-jentik nyamuk di rumah warga di kawasan AAL 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH – Memasuki musim hujan, warga Prabumulih diimbau untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan.

Pasalnya, pada musim hujan populasi nyamuk demam berdarah sangat cepat berkembang biak.

"Pada musim hujan biasanya serangan demam berdarah akan mudah datang sehingga dibutuhkan langkah untuk pencegahannya,"

"Meskipun belum ada korban namun kami imbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Prabumulih, dr Happy Tedjo, Minggu (28/10/2018),

Baca: SEDANG BERLANGSUNG, TV ONLINE (Live Streaming) Timnas U-19 Qatar vs Thailand, Skor 2-2

Baca: Angin Kencang Rusak 14 Venue JSC dengan Estimasi Kerugian Capai Rp 20 Miliar, Ini Rincian Tiap Venue

Kadinkes mengatakan, penyakit demam berdarah merupakan penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue.

Virus itu dapat masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari jenis Aedes seperti Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus.

"Nyamuk itu dapat mengganggu sistem pembekuan darah dan pembuluh darah, sehingga dapat menyebabkan perdarahan bagi korban."

"Karena itu, imbauan dan sosialisasi terhadap pencegahan kepada seluruh masyarakat terus kami lakukan," katanya.

Lebih lanjut Tedjo menjelaskan, pada musim hujan seperti saat ini populasi nyamuk demam berdarah meningkat.

Baca: Live Streaming TV Online RCTI, Timnas Indonesia U-19 vs Jepang Pukul 19.00 WIB

Baca: Bukannya Seram, Make Up Halloween Cinta Laura Dibanjiri Komentar Netizen

Sebab banyak tempat aliran air bersih sehingga nyamuk bisa beranak pinak dialiran dan disenangi nyamuk Aedes Aegypti.

"Di aliran air bersih nyamuk akan mudah berkembangdan semakin potensial menggigit anak maupun remaja sehingga akhirnya terjangkit demam berdarah," jelasnya.

Meski demikian, kondisi tersebut dapat dicegah jika warga masyarakat khususnya di kota Prabumulih ini bisa menutup sumber-sumber genangan air pada lingkungan sekitarnya.

"Selain itu juga dengan cara menguras dan menyikat bak mandi serta menaburkan bubuk abate tempat yang ada genangan air dapat mengantisipasi terjadinya serangan nyamuk demam berdarah ini," bebernya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved