Berita Palembang
Angin Kencang Rusak 14 Venue JSC dengan Estimasi Kerugian Capai Rp 20 Miliar, Ini Rincian Tiap Venue
Hujan deras dan angin kencang, Sabtu (27/10/2018), merusak 14 venue di komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang
Penulis: Arief Basuki Rohekan |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Hujan deras dan angin kencang, Sabtu (27/10/2018), merusak 14 venue di komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.
Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau langsung komplesk JSC, Minggu (28/10/2018).
Sebelumnya, juga Herman Deru juga melihat kerusakan stasiun LRT di Jakabaring yang juga mengalami kerusakan.
Beberapa venue yang ditinjau Deru yakni venue tenis lapangan, akuatik, atletik dan menara sky air.
Baca: Bukannya Seram, Make Up Halloween Cinta Laura Dibanjiri Komentar Netizen
Baca: Jadwal Siaran Langsung Live Streaming RCTI Timnas Indonesia U-19 Vs Jepang, Cek Link di Sini
"Dari data yang ada, terdapat 14 venue yang mengalami kerusakan, baik kerusakan ringan, sedang, dan berat."
"Tapi alhamdullilah tidak ada korban jiwa," kata Herman Deru didampingi beberapa pejabat Pemprov Sumsel dan penanggung jawab keamanan JSC Rusli Nawawi.
Dari estimasi kerugian yang ada, pihaknya memperkirakan sekitar Rp 20 miliar dari 14 venue yang ada.
venue Akuatic (estimasi biaya perbaikan Rp 3,6 miliar), Bowling (Rp 1 M), Panjat Tebing (Rp 245 juta), Warehouse (Rp 35 juta), Dinning Hall (Rp 40 juta),
Wisma Atlet (Rp 25 juta), Public Toilet (Rp 400 juta), Venue Atletik (Rp 6 M), Ranau Dempo (Rp 415 juta), Tenis (Rp 1,8 M), Dayung (Rp 3 M), Rumah Pondok Ski Air (Rp 400 juta), Voli Pantai (Rp 20 juta).
"Kerugian hampir sekitar Rp 20 M, tapi ternyata venue yang ada, masih tanggungan asuransi dan ada juga yang baru diserahkan kementerian."
"Jadi nanti tidak jadi beban APBD, tapi yang bangunan lama yang akan kita segera tuntaskan, termasuk dana tanggap darurat apakah ada," ujarnya, seraya untuk venue dayung pun baru akan diserahkan pada 29 November 2018.
Baca: Viral Komik Captain Tsubasa Episode Timnas U-19 Indonesia vs Jepang, Nasib Tragis Tuan Rumah
Baca: Sebentar Lagi Musim Hujan, Warga Lahat Harus Waspada Bekas Lahan Terbakar Berpotensi Longsor
Untuk perbaikan, Herman Deru belum bisa memastikan kapan selesai, namun yang pasti akan dibentuk tim satgas dan akan diminimalisir dari penggunaan APBD.
Melainkan dari CSR ataupun dari pusat serta asuransi.
"Ini jadi masukan kedepan, jika venue nanti akan diasuransikan semua. Tapi kalau kerugian yang terbesar ada di atletik dan akuatik,"
"Untuk akuatik karena atap atas menggunakan membran kualitas bagus standar internasional dari Prancis," jelasnya.
Selain itu, dirinya juga sudah menginstruksikan kepada pergelola JSC, agar yang tidak ada perganti material segera diatasi dan dirapikan kembali.
"Termasuk yang riskan artikel materialnya seperti bowling untuk dipeehatikan, karena disana banyak kabel," tandasnya.