Berita Palembang

Jenazah Satu Keluarga yang Tewas di Kebun Sirih Palembang, Belum Bisa Diotopsi, Ini Sebabnya.

Jenazah satu keluarga yang ditemukan tewas masih berada di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang.

Penulis: Prawira Maulana |
Sriwijaya Post/ Welly Hadinata
Pembunuhan satu keluarga 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jenazah satu keluarga yang ditemukan tewas masih berada di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang.

Sampai pukul 10.30, pihak rumah sakit belum melakukan tindakan visum atau otopsi karena masih menunggu penyidik dan izin dari keluarga korban.

Effendi satu-satunya keluarga dekat yang berada di RS Bhayangkara. Ia mengaku belum bisa memberikan putusan karena hanya ipar dari korban perempuan.

"Keluarga pihak Fransiskus sendiri berada di Lubuklinggau dan masih menunggu tiba," kata Effendi. Sementara keluarga Margaretha belum memberikan putusan.

"Saat ini saya menunggu arahan dari keluarga. Belum bisa memberikan putusan," katanya.

 Sebelumnya, salah satu korban tewas yang diduga kepala keluarga, Fransiscus sempat meninggalkan surat sebelum ia, istri dan anak-anaknya tewas.

Baca: Pembunuhan Satu Keluarga Kebun Sirih Pusri: Fransiskus Sempat Tulis Pesan ini untuk Anak & Istri

Fransiscus dikabarkan sempat meninggalkan surat wasiat. Surat tersebut saat ini sudah diamankan oleh polisi.

"Ada surat wasiat. Dan memang tidak ada tanda-tanda kejahatan perampokan," kata Effendi keluarga korban.

"Aku sudah sangat lelah. Maafkan aku. Aku sangat sayang anak dan istriku.. Choky dan Snowi. Aku tidak sanggup meninggalkan mereka di dunia ini" begitu isi tulisan.

 
Choky dan Snowi diketahui anjing peliharan keluarga ini. Choky jenis terier pudel dan snowi jenis minipom.

Baca: Satu Diantara Korban Tewas satu Keluarga di Kebun Sirih Pusri Ditemukan Pegang Senjata Revolver

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved