Berita Prabumulih

Polres Prabumulih Periksa Oknum ASN Kantor Lurah Gunung Ibul Diduga Pungli Sertifikat Tanah Prona

Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) kantor Lurah Gunung Ibul berinisial AA diperiksa unit Tindak Pidana Korupsi Polres Prabumulih

Polres Prabumulih Periksa Oknum ASN Kantor Lurah Gunung Ibul Diduga Pungli Sertifikat Tanah Prona
Tribun Sumsel/ Edison
Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) kantor Lurah Gunung Ibul berinisial AA diperiksa unit Tindak Pidana Korupsi Polres Prabumulih.

pemeriksaan berkaitan dugaan praktik pungutan liar (Pungli) pengurusan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Prabumulih.

Hal itu ditegaskan Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH kepada sejumlah wartawan ketika diwawancarai akhir pekan kemarin.

"Kasus ini akan terus kita lanjutkan, sejauh ini sudah ada sembilan orang kita mintai keterangan, termasuk yang terlapor inisial AA tapi masih dalam status penyelidikan," ujar Tito.

Baca: Susah Ditebak! Potret Lawas 7 Artis Ini Terlihat Begitu Jauh Beda dari Penampilan Sekarang

Baca: Herman Deru Cerita Alasan Penunjukan Angel Alfredo Vera Sebagai Pelatih Baru Sriwijaya FC

Kapolres mengatakan, pihaknya terus mengimbau seluruh masyarakat yang menjadi korban pungli pengurusan sertifikat yang dulu dikenal Prona itu agar melapor.

Termasuk jika ada warga yang menjadi korban pungli di kelurahan dan kecamatan lain.

"Kami mengimbau apabila ada warga jadi korban pungli baik prona maupun lainnya segera melapor ke kita melalui call center ke 081389110110 atau datang langsung ke kantor," harapnya.

Sementara Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya mengaku pihaknya akan memberikan peringatan terhadap ASN yang melakukan pungli.

"Kita tentu akan memberikan peringatkan termasuk Lurahnya, berhentilah karena tidak boleh lagi ada pungutan sekarang ini," ujarnya.

Baca: Umur 78, Istri Bung Karno, Naoko Nemoto Tetap Cantik dan Muda, Ini Rahasia Kecantikan Abadinya

Baca: Mengenal Mati Batang Otak, Kondisi Medis yang Merenggut Nyawa Rini Puspitawati

Ridho mengimbau seluruh warga yang merasa dirugikan silahkan melapor ke pihaknya sehingga oknum-oknum ASN yang bermain akan diperingatkan.

"Warga kena pungli silahkan lapor ke saya, tidak apa-apa temui langsung ke rumah subuh-subuh dan sebutkan nama ASN nya, nanti akan kita tindaklanjuti," tegasnya.

Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu itu menjelaskan pihaknya tidak akan memberikan pendampingan hukum kepada oknum ASN itu.

"Jika benar perbuatan itu tentu akan mencoreng nama pemerintah, jadi tidak boleh ada pendampingan dan tidak boleh ada yang mendampingi, malulah kita apalagi jika ada barang buktinya," jelas Ridho.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved