Ferry Mursyidan Baldan Kritik Pembagian Sertifikat Tanah, Ini Jawab yang Dilontarkan Kubu Jokowi
Sekjen PDI Perjuangan ini mengatakan, saat Presiden Jokowi turun langsung ke masyarakat dalam proses pembagian sertifikat tanah berjalan cepat
Ferry Mursyidan Baldan Kritik Pembagian Sertifikat Tanah, Ini Jawab yang Dilontarkan Kubu Jokowi
TRIBUNSUMSEL.COM - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin,
Hasto Kristiyanto menyebut proses pembagian sertifikat tanah di era Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan, sempat terhambat.
Baca: Nia Ramadhani Dan Nindy Pakai Gaun Hingga Tas Sama Persis, Cantik Mana?
Sekjen PDI Perjuangan ini mengatakan, saat Presiden Jokowi turun langsung ke masyarakat dalam proses pembagian sertifikat tanah berjalan cepat.
Baca: Suami Dewi Perssik Ungkap Lebih Senang Lihat Pemilik Goyang Gergaji Pakai Daster
"Pak Jokowi melihat bagaimana masyarakat mendambakan adanya sertifikat tanah, Pak Jokowi mendorong singleman kolase," kata Hasto Kriatiyanto.
"Karena selama ini kita lihat tanah sebagai hak hidup rakyat itu nggak ada yang mampu, Pak Jokowi memberikan arah yang benar," ungkapnya.
Hasilnya setelah Ferry digantik, lihat progresifitasnya jauh lebih cepat, karena kepemimpinan Pak Jokowi yang memang menyatu dan turun ke masyarakat.
Baca: Istri Bupati Banyuasin Meninggal, Momen Haru saat Askolani Ditenangkan Anak di Pemakaman Istri
Hal itu kembali diungkapkan Hasto.
Hasto juga menyampaikan data usai Ferry meninggalkan kursi mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang.
Setidaknya hingga tahun ini Presiden Jokowi berhasil membagikan 7 juta sertifikat tanah kepada masyarakat di Indonesia.
"Beliau menjadikan ini sebagai skala prioritas, sehingga tahun ini paling tidak ada 7 juta lebih sertifikasi tanah yang sudah diberikan Pak Jokowi," ungkap Hasto.
Hasto juga menyoroti soal kritik yang disampaikan Sudirman Said dan Ferry soal Presiden Jokowi yang terjun langsung membagikan sertifikat kepada warga.
Menurut Hasto, kritikan keduanya tidak berdasarkan data yang akurat.
Dia juga menyebut kinerja Sudirman dan Ferry tidak sebagus Menteri yang saat ini menjabat yaitu Ignasius Johan dan Sofyan Djalil.
"Kritik yang diberikan oleh pak Sudirman Said dan Ferry Mursyidan Baldan kami memahami ya namanya menteri di reshuffle,