Update Gempa Sumenep: 210 Rumah Rusak, 3 Orang Meninggal, Kakek Cucu Terkena Tembok Runtuh

Update Gempa Sumenep: 210 Rumah Rusak, 3 Orang Meninggal, Kakek Cucu Meninggal Tembok Runtuh

SURYA/M RIVAI
Kerusakan akibat gempa bumi di Sumenep, Madura, Rabu (13/06/2018) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Update Gempa Sumenep: 210 Rumah Rusak, 3 Orang Meninggal, Kakek Cucu Meninggal Tembok Runtuh  

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo meninjau korban gempa di Sumenep, Kamis (11/10/2018).

Usai meninjau, Soekarwo mengungkapkan ada dua kecamatan di Pulau Sapudi, Sumenep mengalami gempa bumi yang menyebabkan kerusakan rumah.

Dari dua kecamatan itu, di satu kecamatan terdapat 210 rumah rusak.

 Hal tersebut diungkapkan Soekarwo saat konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan Surabaya usai mengunjungi Pulau Sapudi, Kamis (11/10/2018)

Soekarwo membeberkan di Kecamatan Gayam Pulau Sapudi mengalami kerusakan terberat.

Di sana ada 30 rumah rusak berat, 80 rumah rusak sedang, dan 100 rumah rusak ringan.

Selain itu, di Kecamatan Nunggunung terdapat 36 rumah rusak berat.

Sementara itu, Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu menyebutkan, ada tiga korban orang meninggal.

"Ada kakek dan cucunya yang meninggal akibat tembok roboh," ujar Pakde Karwo, Kamis (11/10/2018).

Untuk korban luka berat sebanyak 27 orang. (Aqwamit Torik)

Sejumlah warga Kota Sumenep Madura, Jawa Timur, berhamburan ke luar rumah saat gempa berkekuatan 6.4 SR terjadi tepat pukul 01:44 dini hari WIB, Kamis (11/10/2018).

"Gempa...Gempa..," begitu teriak mereka sambil keluar dari rumah.

Warga terlihat panik.

Di RSUD dr H Moh Anwar Sumenep tampak sejumlah pasien dievakuasi ke luar ruangan sal rumah sakit lantaran ada gempa bumi.
Pasien RSUD dr M Anwar Sumenep berhamburan keluar akibat gempa Situbondo, Kamis (11/10/2018) dinihari.
Pasien RSUD dr M Anwar Sumenep berhamburan keluar akibat gempa Situbondo, Kamis (11/10/2018) dinihari. (Surya)

Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,4 dengan pusat gempa berada di 61 kilometer timur laut Situbondo, Jawa Timur, sekitar pukul 01:44:57 WIB pada Kamis (11/10/2018).

Dari keterangan resmi BMKG, gempa di kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami.

Namun, goyangan gempa dirasakan di beberapa wilayah di Jawa Timur, antara lain Banyuwangi, Bondowoso, Jember, hingga Malang. Bahkan gempa juga dirasakan hingga ke Denpasar, Bali.

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved