Pilpres 2019

Hadiri Ijtima Ulama 2, Fadli Zon :Bentuk Kepedulian Terhadap Persoalan Bangsa dan Umat

Prabowo Subianto mendatangi pertemuan ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa di Hotel Grand Cempaka, Minggu (16/9/2018)

Hadiri Ijtima Ulama 2, Fadli Zon :Bentuk Kepedulian Terhadap Persoalan Bangsa dan Umat
Twitter Fadli
Fadli Zon Hadiri Ijtima Ulama 2 

TRIBUNSUMSEL.COM - Bakal calon presiden Prabowo Subianto mendatangi pertemuan (ijtima) ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa ( GNPF) di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta, Minggu (16/9/2018).

Baca: Al Ghazali Foto Bareng Tommy Soeharto, Pose Kompak Mereka Malah Jadi Sorotan

Dilansir dari Tribunnews.com, ia datang menggunakan mobil Lexus putih bernomor B 1710 PSD sekitar pukul 12.54 WIB.

Baca: Dibully Serumah Dengan Sunu Dan Habiskan Warisan Uje, Umi Pipik Pamer Kalimat Bijak Wanita Soleha

Prabowo yang mengenakan kemeja biru dan kacamata hitam itu tampak memakai jas terlebih dulu sebelum memasuki lobi hotel.

Baca: Ruben Onsu Akhirnya Bongkar Hubungann Ayu Ting Ting dan Ivan Gunawan: Cinta dari Dulu

Sebelumnya, Ketua GNPF Yusuf Muhammad Martak mengatakan pertemuan ulama ini merupakan pertemuan kedua ulama GNPF.

Baca: Ingat Mat Solar Bajaj Bajuri, Lama Tak Berkabar Kini Beredar Fotonya dalam Kondisi Memprihatinkan

Sebagai informasi, pada pertemuan pertama, ulama GNPF merekomendasikan dua kombinasi pasangan capres dan cawapres.

Pertama, Prabowo Subianto berpasangan dengan Ustaz Abdul Somad.

Kedua, Prabowo Subianto didampingi Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri.

"Dikarenakan dua cawapresnya yang direkomedasikan tidak diakomodasi maka sesuai dan menjunjung tinggi rasa hormat kita serahkan kepada forum di dalam ijtima (pertemuan) kedua," kata Yusuf dalam konferensi pers di Grand Cempaka.

Dalam pertemuan kedua ini, kata Yusuf, ulama GNPF akan menyampaikan berbagai aspirasi dan perjuangan yang sudah dilakukan.

Nantinya, para peserta pertemuan berdiskusi apakah mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno atau ada keputusan lain. 

"Kami bisa memahami untuk menganbil satu keputusan memberikan dukungan atau pertimbangan lain atau memberikan dukungan sebesarnya atau seperti apa itu hak dari peserta," kata dia.

"Maka dari itu kita kembalikan kepada ijtima kepada peserta jadi ini bukan sesuatu yang aneh yang kita lakukan. Ini adalah sebuah mekanisme untuk menghormati tatkala mandat tidak dapat dijalani secara lengkap. Makanya kita kembalikan lagi ke forum," sambung dia.

Selain itu petinggi Partai Gerindra juga hadir, diantaranya Fadli Zon.

Dalam laman akun twitternya, Fadli menyatakan bahwa Ijtima Ulama sangat diapresiasinya. 

Hadir untuk memenuhi undangan Ijtima Ulama II. Sy sgt mengapresiasi yg dilakukan para ulama n tokoh masy yg menyelenggarakan kegiatan ini sbg bentuk kepedulian thdp persoalan-persoalan bangsa Dan persoalan-persoalan umat.

Penulis: Siemen Martin
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved