Rupiah Melemah Terhadap Dollar

Rupiah Anjlok, Sandiaga: 4 Tahun Lalu, Prabowo Jelaskan Struktur Ekonomi Indonesia Harus Dirombak

Sandiaga Salahuddin Uno mengimbau untuk tidak menyerang pemerintah dalam persoalan ekonomi yang terjadi saat ini

Rupiah Anjlok, Sandiaga: 4 Tahun Lalu, Prabowo Jelaskan Struktur Ekonomi Indonesia Harus Dirombak
Sandiaga 

TRIBUNSUMSEL.COM - Bakal Calon Wakil Presiden RI pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno mengimbau untuk tidak menyerang pemerintah dalam persoalan ekonomi yang terjadi saat ini.

Baca: Seleksi CPNS 2018: Kementrian BUMN Umumkan Seleksi Penerimaan CPNS 2018, Cek di Sini Selengkapnya

"Saya ingin, tidak saling serang soal ekonomi, biarkan pemerintah melakukan langkah sendiri," kata Sandiaga, di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (5/9/2018), seperti dikutip Antara.

Baca: Jawaban Tegas Jokowi Tentang Rupiah Terpuruk Anjlok Sampai Rp 15.000

Dia menjelaskan, empat tahun yang lalu Prabowo menjelaskan struktur ekonomi Indonesia harus dirombak secara masif, sehingga tidak ada kerentanan terhadap isu struktural.

Namun hal ini belum terjadi, sehingga saat ini masih tergantung impor, kendala ekspor dan masalah di dunia usaha mengenai izin serta kepastian dunia usaha lainnya.

Baca: Nilai Tukar Rupiah Melemah, Hotman Paris Hutapea Buat pengakuan Mengejutkan soal Kreditur Asing

"Saya juga mengimbau, untuk mewaspadai, utamakan penghematan, kurangi pemborosan," kata Sandiaga.

Sedangkan untuk pengusaha, pengeluaran yang bisa ditunda agar ditunda dulu termasuk kebutuhan impor.

"Harapan kita, lapangan pekerjaan tidak tergerus. Kalau biaya bahan baku dan produksi naik, diikuti dengan pengurangan pegawai. Ini juga kemungkinan akan meningkatkan bahan pokok. Kita ingin berjuang bersama rakyat," kata Sandiaga.

Menurut dia, kepemimpinan yang kuat harus adil, dan ekonomi akan menjadi trik perjuangan Prabowo-Sandi.

"Ekonomi akan menjadi isu yang sentral, mari kita gunakan untuk memastikan untuk tidak ada yang tercecer, harapan saya, bangsa kita dikuatkan," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta. 

Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved