Berita Indralaya

Tagihan Gas Gas Rumah Tangga di Indralaya Melonjak 3 Kali Lipat, Dirut Petrogas Jelaskan Karena Ini

Bulan Juli saja, cuma Rp 60 ribu. Angka tersebut sesuai. Nah, bulan Agustus inilah yang tiba-tiba tagihannya membengkak

Tagihan Gas Gas Rumah Tangga di Indralaya Melonjak 3 Kali Lipat, Dirut Petrogas Jelaskan Karena Ini
net
Petugas memberi penjelasan kepada pelanggan gas rumah tangga

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Warga di Kelurahan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI), khususnya yang tersentuh layanan gas rumah tangga mengeluhkan tarif yang dikenakan oleh PD Petrogas selaku perusahaan milik daerah yang mengelola gas rumah tangga.

Pasalnya, tarif yang dikenakan tiap bulan tidak sesuai dengan pemakaian.

Semula Rp 60 ribu per bulan, tiba-tiba naik drastis menjadi Rp 200 ribu per bulan.

Baca: Irawan Warga PALI Menyesal Telah Lukai Istri dan Anaknya Hanya karena Masalah Motor

Seperti yang dikeluhkan Alun (50), warga Perum Bhakti Guna Indralaya, mengaku terkejut saat dirinya hendak membayar biaya tagihan gas rumah tangga.

Tarif yang dikenakan oleh petugas yakni senilai Rp 200 ribu.

"Saya terkejut, saat petugas penagihan mengecek biaya gas rumah tangga yang harus dibayarkan pada awal Agustus lalu senilai Rp 200 ribu," ujar Alun, Rabu (29/8/2018).

Baca: Dijagokan jadi Ketua Tim Kampanye Jokowi-KH Maruf Amin, Ini Jawaban Erick Thohir

Padahal, lanjut Alun, pemakaiannya pun tergolong tidak terlalu sering bila dibandingkan pada bulan Juli lalu.

"Bulan Juli saja, cuma Rp 60 ribu. Angka tersebut sesuai. Nah, bulan Agustus inilah yang tiba-tiba tagihannya membengkak. Padahal, bila dibandingkan pemakaian antara bulan Juli dan Agustus tidak jauh berbeda, " tambah Alun.

Ia menambahkan, permasalahan ini sudah dilaporkannya kepada pihak PD Petrogas.

Baca: Jauhari Johan Atlet Andalan Sumsel Perkuat Triathlon Indonesia di Asian Games, Target Masuk 10 Besar

Namun, menurut keterangan pihak PD Petrogas kemungkinan terjadinya kebocoran pipa sehingga, menyebabkan biaya tagihan membengkak.

"Sudah saya laporkan permasalahan ini. Pihak PD Petrogas akan segera mengecek pipa yang katanya bocor. Tapi, sampai sekarang belum ada perbaikan. Akhirnya warga pun beralih ke pelayanan semula yakni gas elpiji tabung," ujarnya.

Ia mengatakan, tidak hanya warga Perum Bhakti Guna saja yang mengeluh terhadap besaran tarif pelayanan gas rumah tangga. Melainkan, warga yang bermukim di kawasan Jalan Tasik khususnya yang tersentuh layanan gas rumah tangga juga mengeluhkan hal yang sama.

Baca: Jembatan Endikat Bisa Dilintasi 1 September 2018, Lihat Kondisinya Lebih Kokoh dan Mulus

Menanggapi hal ini, Dirut PD Petrogas Rusdi Malika ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya belum mengetahui permasalahan ini.

"Nanti akan saya perintahkan petugas untuk segera memperbaiki, kemungkinan adanya pipa yang mengalami kebocoran. Sehingga menyebabkan tagihan membengkak," katanya. (SP/ Beri Supriyadi)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved