Wisata dan Kuliner Palembang

Baru 169 Tempat di Palembang Punya Stiker Pangan Aman dari Balai Pengawas Obat dan Makanan

Dibentuk Tim Koordinasi Jejaring Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu yang isinya ada BPOM dan instansi terkait

Baru 169 Tempat di Palembang Punya Stiker Pangan Aman dari Balai Pengawas Obat dan Makanan
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Kepala Balai BPOM Palembang, Dewi Prawitasari usai melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPOM dan Pemerintah Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Sekda Sumsel, Rabu (29/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Untuk menjamin pangan yang bermutu dan aman maka Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palembang melakukan Perjanjian Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Kepala Balai BPOM Palembang, Dewi Prawitasari usai melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPOM dan Pemerintah Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Sekda Sumsel mengatakan, perjanjian kerja sama ini menindak lanjuti MOU dengan Gubernur Sumsel ke tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Untuk OPD ini kan banyak jadi koordinatornya Sekda Sumsel. Perjanjian kerja sama ini isinya tentang pengawasan pangan olahan secara terpadu di Wilayah Sumsel," ujarnya, Rabu (29/8/2018).

Baca: Tingkatkan Pelayanan di PALI, Bank Sumsel Babel Tahun Ini Buka Kantor di Tanah Abang dan Air Itam

Baca: Tangis Itu Berubah Senyum Bahagia Saat Atlet 12 Tahun Ini Raih Perunggu Skateboard untuk Indonesia

Lebih lanjut ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama ini yaitu memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Lalu pendataan pelaku usaha, sarana produksi, distribusi pangan olahan dan melakukan pengawasan pangan olahan. Untuk pengawasan ini seperti pengawasan bahan berbahaya yang disalahgunakan dalam pangan, lalu pengawasan pangan jajanan anak sekolah, pengujian laboraturium untuk sampel pangan olahan dan lain-lain.

"Untuk mengefektifkan pelaksanaan perjanjian kerja sama ini akan dibentuk Tim Koordinasi Jejaring Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu yang isinya ada BPOM, Kesehatan, Pendidikan, Perdagangan, Ketahanan Panggan, Kominfo, Koperasi dan UMKM serta Satpol PP," bebernya.

Baca: Tiba-tiba Nganar, Mobil Pikap Tabrak Pembatas Jalan Jembatan Ampera Palembang, Ini Videonya

Baca: Meski Terancam Gagal Kembali Latih Indonesia, Ini Target PSSI untuk Luis Milla

Ia pun mengatakan, bahwa Satpol PP perlu untuk tindak lanjut eksekusi. Sementara itu untuk tindakan yang telah dilakukan saat ini yaitu melakukan pengawasan panggan untuk atlet dan official Asian Games.

"Kemudian yang sedang gencar dilakukan yaitu penempelan stiker pangan aman di berbagai tempat makan seperti resto, hotel, pusat oleh-oleh dan lain-lain. Secara keseluruhan totalnya saat ini sudah ada 169 stiker pangan aman yang telah ditempelkan," bebernya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help