Pilpres 2019

Hari Ini Dihadapan Bawaslu, Andi Arief Tentukan Nasib Sandiaga Terkait Mahar

Bola panas mahar politik yang diduga melibatkan bakal calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno ternyata terus bergulir

Hari Ini Dihadapan Bawaslu, Andi Arief Tentukan Nasib Sandiaga Terkait Mahar
kolase/net
Andi Arief dan Prabowo-Sandiaga 

TRIBUNSUMSEL.COM - Bola panas mahar politik yang diduga melibatkan bakal calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno dan Partai Amanat Nasional (PAN) serta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ternyata terus bergulir.

Isu itu pertama kali muncul dari kicauan Twitter Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief, Rabu (8/8/2018) malam.

Baca: Ibunya Tajir dan Dandan Glamor, Anak Artis Ini Justru Kepergok Lakukan Hal Begini di Pinggir Jalan

Baca: Pensiunan TNI Beberkan Pesan Jenderal Soedirman, Keinginan Jokowi Intervensi Para Perwira

Di Twitnya itu, Andi menyebut bakal calon presiden Prabowo Subianto merupakan seorang "jenderal kardus".

Sebutan itu dilontarkan Andi lantaran setelah dia menuding Prabowo akan menjadikan Sandiaga Uno sebagai cawapres lantaran Sandiaga bersedia memberikan uang Rp 500 miliar masing-masing untuk dua partai koalisi Gerindra, yakni PAN dan PKS.

Atas pernyataan Andi, muncul sejumlah reaksi masyarakat, salah satunya dari Federasi Indonesia Bersatu (Fiber).

Pada Selasa (14/8/2018), Fiber melaporkan kasus dugaan mahar politik Sandiaga ke Badan Pengawas Pemilu.

Sandiaga Uno beserta PAN dan PKS menjadi pihak terlapor.

Untuk menindak laporan tersebut, Bawaslu memanggil tiga saksi, salah satunya Andi Arief.

Baca: Kritik Fadli Zon Terkait Impor Gula Oleh Pemerintah

Pada pemanggilan pertama, Senin (20/8/2018), dua orang saksi hadir memenuhi panggilan Bawaslu.

Tidak untuk Andi. Ia mengaku tengah berada di Pulau Bali untuk menghadiri acara kader Partai Demokrat.

Halaman
123
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved