Vaksin MR

Keputusan Fatwa MUI Penggunaan Vaksin Measles Rubella Boleh (Mubah) dengan Alasan Ini

Point pentingnya yaitu bahwa penggunaan Vaksin MR produk dari Serum Institute of India (SII), pada saat ini, dibolehkan (mubah)

Keputusan Fatwa MUI Penggunaan Vaksin Measles Rubella Boleh (Mubah) dengan Alasan Ini
Tribun Sumsel/ Edison
Kegiatan imunisasi pemberian vaksin MR di halaman SD 54 Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, Rabu (8/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat kini telah menyatakan fatwanya terkait Vaksin Campak dan Rubella (MR) yang mengandung unsur babi. Point pentingnya yaitu bahwa penggunaan Vaksin MR produk dari Serum Institute of India (SII), pada saat ini, dibolehkan (mubah).

Menanggapi hal tersebut maka Ketua MUI Palembang, H Saim Marhadan saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa bagi masyarakat yang anaknya diperbolehkan untuk imunisasi MR dipersilakan.

Baca: Warna Baru Geisha Tanpa Momo, Sang Vokalis Bergaya Jazz Regina Poetiray Perlu Adaptasi

"Kita mengikuti fatwa yang ada. Karena memang sudah ada fatwanya, bahwa memang Vaksin MR itu mengandung babi yang pada prinsipnya haram. Namun kondisi diperbolehkan, karena kondisi darurat," ujarnya, Selasa (21/8/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, hal tersebut dikarenakan belum adanya vaksin MR yang halal. Meskipun demikian Pemerintah akan tetap mencarikan solusi untuk mencari Vaksin MR yang halal.

Baca: Wishnutama Puji Kreatif dan Visual Komandan Paspampres Sehingga Video Opening Asian Games Sukses

Berikut ini isi fatwa dari MUI Pusat.

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor : 33 Tahun 2018 Tentang PENGGUNAAN VAKSIN MR (MEASLES RUBELLA) PRODUK DARI SII (SERUM INTITUTE OF INDIA) UNTUK IMUNISASI*

Dengan bertawakal kepada Allah SWT

MEMUTUSKAN
Menetapkan : FATWA TENTANG PENGGUNAAN VAKSIN MR (MEASLES RUBELLA) PRODUK DARI SII (SERUM INTITUTE OF INDIA) UNTUK IMUNISASI*

Pertama : Ketentuan Hukum

Halaman
123
Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved