Berita OKU Selatan

Anak di Bawah Umur Kepergok Mencuri 1 kg Beras di Vonis Hakim Penjara 2 Bulan

Keluarga sempat mengupayakan mediasi, tetapi keluarga korban keberatan dengan biaya ganti rugi senilai RP 20 juta

Anak di Bawah Umur Kepergok Mencuri 1 kg Beras di Vonis Hakim Penjara 2 Bulan
Sripo/ Alan
Proses sidang HF (15) anak di bawah umur yang ketahuan membobol rumah warga, mencuri sekilo beras, Rabu (15/8/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA-Terpidana anak dibawah umur HF (15) hanya tertunduk pasrah mendengarkan putusan hakim membacakan pidana 2 bulan kurungan penjara karena mencuri 1 kilogram beras dirumah tetangganya.

Dalam persidangan, HF yang menggunakan kemeja batik warna merah dan peci berwarna hitam lis putih juga yang disaksikan pihak keluarga hanya pasrah menunggu hasil putusan sidang dari ketua hakim.

Dengan beberapa kali berbicara ketika dimintai keterangan.

Baca: 50 Paskibraka Sumsel Bergantian Cium Bendera Merah Putih Sebelum Dikukuhkan Alex Noerdin

HF (15), merupakan warga Kecamatan Buana Pemaca Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Pada sidang sebelumnya, HF dituntut hukumaan selama 4 bulan pencurian dengan pemberatan. Namun berdasarkan berbagai pertimbangan ketua hakim memutuskan hukuman selama 2 bulan penjara dan di kurangi masa tahanan pra sidang putusan selama 5 minggu.

Sebelumnya pada Juli lalu, HF bin Saleh tersebut dilaporkan korban Tajudin.

Baca: BREAKING NEWS: Terjadi Kebakaran di Gang Lama, Plaju

Baca: Bendera Palestina Dimana-mana, Ini Bentuk Dukungan Suporter Indonesia ke Timnas Palestina

Karena membobol rumahnya dari atap genteng saat penghuni rumah tengah bepergian, di samping HF ditemukan barang bukti sekilo beras dalam kantong.

Sebelum berlanjut kepihak persidangan pihak keluarga melakukan upaya mediasi pada pihak korban yang dirugikan. Akan tetapi, keluarga Saleh keberatan dengan biaya ganti rugi senilai RP 20 juta, sehingga berlanjut pada sidang pengadilan.

Anak yang sebelumnya putus sekolah pada tingkat sekolah menengah pertama (SMP) tersebut menjalani hukuman kurungan penjara selama 3 minggu kedepan karena dikurangi massa tahanan sebelum persidangan.

Baca: Mau Nonton Pertandingan Asian Games di Jakabaring? Ini Lokasi Kantong Parkir dan Cara Alternatif

Baca: Menjelang Keruntuhan Cendana, Saat Soeharto Ditinggalkan Semua Orang Kepercayaan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roby Raditio Darma mengatakan HF (15) terkena dua pasal,

"HF terkena pasal 53 ayat 1 tentang percobaan dan pasal 363 pasal ayat 1 ke 5 dengan pasal pencurian dengan pemberatan,"kata Roby Rabu, (15/8/2018).

Masih kata Roby, setelah dituntut 4 bulan penjara hakim ketua memutuskan pidana selama 2 bulan."pungkas Roby ketika diwawancarai setelah proses sidang.

Sementara keluarga HF, tidak mau berkomentar akan putusan sidang yang berikan pada anaknya. (SP/ ALan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved