Berita Prabumulih

Rutan Prabumulih Usulkan Bebas 10 Narapidana Pada 17 Agustus Mendatang

Warga binaan yang bisa diusulkan menerima remisi telah mempuyai kekuatan hukum tetap atau inkra setelah diputus di pengadilan

Rutan Prabumulih Usulkan Bebas 10 Narapidana Pada 17 Agustus Mendatang
Tribun Sumsel/ Edison
Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih, Ronaldo Davinci Talesa dan jajaran ketika menyaksikan para narapidana lomba voly di dalam rutan, Selasa (7/8/2018) 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Sebanyak 221 narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Prabumulih diusulkan mendapatkan remisi pada perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2018 mendatang.

Dari total 221 napi yang diusulkan ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhum dan HAM) Sumatera Selatan (Sumsel) itu, sebanyak 10 narapidana diusulkan mendapat remisi bebas.

"Sebanyak 221 warga binaan yang kita usulkan untuk mendapatkan RK I HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang. Dari total 221 orang kita usulkan itu sebanyak 10 napi diusulkan sebagai penerima RU II atau bebas dan 3 orang menjalani hukuman subsider," ungkap Kepala Rutan (Karutan), Ronaldo Davinci Talesa kepada wartawan, Selasa (7/8/2018).

Baca: Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Diikuti 230 Peserta, yang Terbaik Wakili Sumsel ke Nasional

Pria yang akrab disapa Davin itu mengatakan, dari total 221 warga binaan yang diusulkan terdiri dari RK I atau umum sebanyak 186 orang dan sebanyak 22 orang yang terkait PP 99 atau terkait kasus narkoba.

"Sementara untuk yang mendapat RU II untuk umjm sebanyak 12 orang dan untuk PP 99 sebanyak 1 orang," katanya.

Davin menuturkan, jumlah keseluruhan warga binaan yang mendapat remisi 17 agustus 2018 dan disetujui akan mendapatkan pengurangan hukuman beragam.

"Remisi 1 bulan sebanyak 76 orang, 2 bulan sebanyak 61 orang, 3 bulan sebanyak 71 orang, 4 bulan 8 orang dan 5 bulan sebanyak 5 orang," tuturnya.

Baca: Dinkes Muratara Tetap Lanjutkan Vaksin Rubella

Lebih lanjut Davin menjelaskan, warga binaan yang bisa diusulkan menerima remisi telah mempuyai kekuatan hukum tetap atau inkra setelah diputus di pengadilan, selain itu minimal sudah menjalani hukuman di rutan beberapa bulan dan tentunya wajib berkelakuan baik.

"Tentu sudah kita pilah karena syarat utama napi mendapat remisi yakni harus berkelakuan baik, kalau tidak maka tidak bisa diusulkan menerima remisi," jelasnya.

Davin menambahkan, selain mengajukan remisi pihaknya juga dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 73 ini menggelar berbagai kegiatan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada seluruh narapidana di rutan kelas IIB Prabumulih itu.

"Berbagai lomba kita siapkan seperti bola voly dan lainnya, moment ini juga sebagai bentuk menghibur para narapidana dan meningkatkan silaturahmi serta menyadarkan mereka agar kedepan tidak lagi melakukan aksi kejahatan. Karena enak melaksanakan peringatan kemerdekaan RI bersama keluarga dan tetangga dari pada di tahanan makanya kita himbau para napi kedepan berubah dan meninggalkan perbuatan jahat yang dulu pernah dilakukan agar bisa kumpul dengan keluarga dan kerabat serta tetangga," ajaknya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help