Berita Muaraenim

Kapolres Tutup Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, Karena Berdampak Longsor Bahayakan Warga

Lantaran mengancam keselamatan warga. Tambang ilegal tersebut diduga kuat telah beroperasi sejak lama

Kapolres Tutup Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, Karena Berdampak Longsor Bahayakan Warga
TRIBUNSUMSEL.COM/Ika Anggraeni
(ilustrasi) 

TRIBUNSUMSEL.COM - Tambang batubara ilegal yang berada di pinggiran sungai Enim, Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, ditutup pihak kepolisian setempat.

Hal itu lantaran mengancam keselamatan warga. Tambang ilegal tersebut diduga kuat telah beroperasi sejak lama. Lokasi penambangan telah berlubang cukup dalam.

Baca: Ada yang Janggal Saat Ustaz Somad Ceramah di DPRD Sumsel

Baca: Bendera Israel Berkibar di Palembang di Antara Bendera Peserta Asian Games

Baca: Sosok Letkol Pas Helmi Ardianto Nange, Penerjun yang Membawa Obor Dari Ketinggian 7.000 kaki

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono mengatakan, tambang ilegal itu dikelola oleh masyarakat secara tradisional.

Namun, kondisi tambang yang berada di bantaran sungai disinyalir akan berdampak kepada keselamatan warga sekitar dan para penambang.

Mengingat lokasi itu adalah daerah rawan longsor.

“Mereka nekat menambang batu bara yang berada di sungai. Akibatnya, ancaman longsor setiap saat bisa terjadi dan mengancam masyarakat yang bermukim di sekitar sungai, “ kata Afner, Jumat (3/8/2018).

Afner menjelaskan, dari lokasi penambangan batu bara ilegal tersebut, petugas menemukan ratusan tumpukan karung yang berisi batu bara, serta alat menambang seperti cangkul, blencong dan linggis.

Kapolres meminta perangkat desa untuk mengimbau warga agar tidak lagi menambang di lokasi tersebut.

“Sekarang lokasi tambang kita tutup agar tak ada aktivitas lagi, karena sangat membahayakan keselamatan mereka sendiri,” ujar Kapolres.

Camat Lawang Kidul Rachmad Noviar menjelaskan, pihaknya telah berulang kali mengimbau warga agar aktivitas penambangan dihentikan.

“Jaraknya hanya beberapa ratus meter dari lokasi kantor camat, jelas ini bahaya. Kami sudah pernah memberikan imbuan agar tak ada aktivitas itu. Tapi tetap tak didengarkan, sekarang kepala desa setempat sudah dipanggil dan memberikan peringatan kepada warganya,” jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rawan Longsor, Tambang Batu Bara Ilegal di Muara Enim Ditutup", https://regional.kompas.com/read/2018/08/03/13122361/rawan-longsor-tambang-batu-bara-ilegal-di-muara-enim-ditutup?utm_campaign=Dlvrit&utm_source=Twitter&utm_medium=Social.

Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved