Berita Palembang

Jadikan LRT Sumsel Sebagai Gaya Hidup Masa Kini

Kota Palembang akan semakin menarik. Terlebih tarif yang akan dikenakan sangat murah, sehingga memancing orang datang bahkan berinvestasi

Jadikan LRT Sumsel Sebagai Gaya Hidup Masa Kini
Tribun Sumsel/ Melisa Wulandari
Penumpang LRT Palembang duduk rapi di dalam trainset, Rabu (1/8/2018) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pengamat transportasi perkotaan, Yayat Supriatna, mengungkapkan Light Rail Transit (LRT) melahirkan sebuah citra positif bagi Sumatera Selatan, khususnya Palembang. 

Kehadiran LRT bisa meningkatkan city branding, dan masyarakat patut berbangga karena sudah menjadi kota pertama dengan revolusi transportasi.

Baca: Hujan Deras, Kereta LRT Tiba-tiba Berhenti 2 Kilometer dari Stasiun Bandara, Penumpang : Nah Mogok

Baca: LRT Palembang Sempat Mogok Setengah Jam, PPK LRT Suranto : Cuma Sebentar Sekarang Sudah Jalan

Baca: Pengamat Nilai AHY Diprediksi Paling Kuat di Pilpres 2024, Faktornya Karena Prabowo

"Adanya LRT maka Palembang sudah bisa dikatakan menjadi kembaran Kota Jakarta. LRT ini bikin branding kota naik, kebanggan kotanya juga naik. Tapi yang paling penting dari semua itu LRT ini adalah struktur yang membangun kultur," ujar Yayat dalam sosialisasi "Payo Naik LRT, Life Style Baru Wong Kito" di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (1/8/2018).

Selain Yayat, pembicara yang hadir Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, dan dimoderatori Guru Besar Ekonomi UI, Prof Rhenhald Kasali.

Dilanjutkan Yayat, kebiasaan masyarakat juga akan berubah. Kalau dulu naik angkot masih merokok, kalau naik LRT tentu tidak lagi.

Ia pun memprediksi Kota Palembang akan semakin menarik. Terlebih tarif yang akan dikenakan sangat murah, sehingga memancing orang datang bahkan berinvestasi.

Selain itu, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi mengajak masyarakat Palembang segera menjadikan LRT Sumsel sebagai gaya hidup masa kini.

"Pembangunan transportasi massal yang modern memberikan layanan maksimal kepada rakyat Indonesia seperti halnya di Sumsel ini. LRT ini merupakan angkutan massal yang akan diragamkan dengan angkutan lain," ujarnya.

Baca: Sekjen PPP : Cawapres Jokowi Diumukan 9 Agustus

Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, LRT ini dibangun dengan alasan yang kuat karena sesuai survei Kota Palembang diprediksi akan macet total pada 2020. Permasalahan ini solusinya antara lain MRT, Bus Trans dan LRT.

"Ini alasan utama saat saya presentasi ke Presiden dengan waktu 7 menit. Jangan sampai kita terlambat seperti Jakarta. Yang kedua transportasi ini untuk atlet dan official saat Asian Games dari airport ke Jakabaring. Makanya saya pilih LRT," ujarnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help