Berita Sriwijaya FC

Soal Kegaduhan Sriwijaya FC : Muddai Madang Ungkap Ada Orang yang Sudah Kepingin Kelola SFC

Penyebab kisruh di tubuh manajemen Sriwijaya FC akhirnya satu persatu mulai diungkap manajemen.

Editor: M. Syah Beni
Tribun Sumsel

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Penyebab kisruh di tubuh manajemen Sriwijaya FC akhirnya satu persatu mulai diungkap manajemen.

Berawal dari keterlambatan pembayaran gaji sejumlah pemain SFC hingga keputusan manajemen menjual 8 pemain bintangnya di akhir putaran pertama.

Hal ini membuat banyak fans SFC bingung.

Ada apa dengan SFC saat ini.

Puncaknya kekalahan SFC atas Arema di kandang sendiri dengan skor telak 3-0 membuat oknum kelompok suporter SFC rusuh.

Fasilitas stadion SFC dirusak.

Kursi stadion berserakan di dalam lapangan usai dilempar para suporter.

Pengawas Jakabaring Sport City (JSC), Rusli Nawi mengatakan total kursi yang rusak di tribun selatan dan utara sebanyak 335 kursi dengan rincian 231 di tribun utara dan 104 kursi di selatan.

Diantara 335 kursi yang rusak, 221 diantaranya yang dilemparkan ke lapangan.

Usai rusuh suporter tersebut, di sosial media juga diramaikan oleh aksi mantan manajer SFC, Hendri Zainudin yang membuat petisi "Turunkan dodi reza alex noerdin, dan selamatkan sriwijaya" di situs change.org.

Petisi ini sendiri telah ditanda-tangani 5.169 (hingga pukul 13.30 WIB). 

Tak hanya itu Hendri Zainudin dilansir dari akun facebooknya juga menuliskan status yang meminta agar manajemen segera duduk bersama dengan gubernur terpilih.

Buat orang yg kami hormati bapak Mudai Madang dan Dodi reza. Mari duduk bersama dg gubernur terpilih selaku pemegang saham terbesar SFC untuk mencari solusi terbaik buat klub kebanggaan Sumsel. Jangan egois kawan, kalau putaran 2 ini tidak dapat solusi yg baik SFC bisa terdegradasi ke Liga 2 ,hukuman dari fans fanatik sungguh berat nanti kalian rasakan. Akhiri kepengurusan kalian dg husnul khotimah.yakin bisa kawan. Kami Fans SFC menanti niat baikmu.

Postingan Hendri ini sendiri dibagikan hingga 200 kali oleh pengguna facebook.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved